Bengkulu, Beritamerdekaonline.com – Menurunnya sikap positif masyarakat Indonesia terhadap bahasa Indonesia salah satunya dapat ditandai dengan kurangnya kesadaran dan kemampuan untuk menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar dalam situasi resmi, seperti, persuratan, imbauan dan pengumuman, serta hal lainnya. Berangkat dari itu, Kantor Bahasa Provinsi Bengkulu menggelar Peningkatan Kemahiran Berbahasa Indonesia bagi tenaga profesional di Kota Bengkulu.

Kepala Kantor Bahasa Provinsi Bengkulu Dwi Laily Sukmawati, S.Pd., M.Hum. mengatakan pada tahun ini, Kantor Bahasa Provinsi Bengkulu melakukan kegiatan Peningkatan Kemahiran Berbahasa Indonesia bagi Tenaga Profesional di Kota Bengkulu selama tiga hari dari tanggal 29 Februari—2 Maret 2024. Peserta dari kegiatan ini ikuti 50 orang tenaga professional dari berbagai bidang yang dalam menjalankan aktivitas pekerjaannya tidak lepas dari penggunaan bahasa Indonesia, baik secara tertulis maupun lisan, di antaranya, guru, kepala sekolah, tenaga administrasi sekolah dan perguruan tinggi, dosen, penulis, reporter, wartawan, penerjemah, dan tenaga professional lainnya.
“Tujuan dari kegiatan ini adalah agar para tenaga profesional di Kota Bengkulu mendapatkan informasi terbaru terkait perkembangan ilmu kebahasaan,” katanya, di Hotel Splash Kota Bengkulu, Kamis pagi (29/03/2023).
Lanjut Dwi, informasi tentang perkembangan ilmu bahasa, yaitu tentang konsep penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar di masyarakat masih kurang mendapatkan informasi terbaru.
“Kita semua tahu bahwa para pekerja profesional kerap dijadikan contoh dan teladan bagi khalayak umum, terutama generasi muda yang memiliki semangat tinggi untuk menjadi tenaga profesional ke depannya. Oleh karena itu, para tenaga profesional di Kota Bengkulu harus dapat memberikan contoh yang baik dalam penggunaan bahasa, baik lisan maupun tulisan. Berkenaan dengan hal ini, kegiatan Peningkatan Kemahiran Berbahasa Indonesia bagi Tenaga Profesional di Kota Bengkulu dapat menumbuhkan sikap positif masyarakat terhadap bahasa Indonesia,” katanya.
Kegiatan Peningkatan Kemahiran Berbahasa Indonesia bagi tenaga profesional di Kota Bengkulu dibuka secara resmi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bengkulu A. Gunawan, S.Sos.
Adapun narasumber selama tiga hari pada kegiatan tersebut diantaranya, Dwi Laily Sukmawati, S.Pd., M.Hum. dari Kantor Bahasa Provinsi Bengkulu materi tentang Kebijakan Bahasa, Mardi Nugroho, S.S. dari Pusat Pembinaan Bahasa dan Sastra materi tentang Ejaan dalam Bahasa Indonesia, Dr. Catur Wulandari, M.Pd. dari Universitas Bengkulu materi tentang Kalimat dalam Bahasa Indonesia, Dr, Ira Yuniati, M.Pd., M.H. dari Universitas Muhammadiyah Bengkulu materi tentang Paragraf dalam Bahasa Indonesia, dan Hellen Astria, M.Pd dari Kantor Bahasa Provinsi Bengkulu materi tentang Pilihan Kata dalam Bahasa Indonesia, serta dilanjutkan pemaparan UKBI. (BMO)
Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



Tinggalkan Balasan