Beritamerdekaonline.com, Bengkulu – Pada Sabtu, 9 Maret, Kantor Bahasa Provinsi Bengkulu menggelar Lokakarya Peningkatan Kompetensi Pengajar BIPA di Provinsi tersebut, diikuti oleh 50 pengajar dan pegiat BIPA. Para peserta tersebut terdiri dari pengajar BIPA yang berasal dari berbagai perguruan tinggi dan lembaga pendidikan kursus yang beroperasi di Provinsi Bengkulu.

Acara ini dibuka secara resmi oleh Mariam Tomy, S.E., M.Ak., yang mewakili Kepala Kantor Bahasa Provinsi Bengkulu. Lokakarya berlangsung sepanjang satu hari di Aula Hotel Xtra, Kota Bengkulu.

”Kegiatan ini dihadiri oleh 50 peserta yang tergabung dalam Afiliasi Pengajar dan Pegiat BIPA (APPBIPA) Provinsi Bengkulu.. yang berasal dari berbagai perguruan tinggi dan lembaga pendidikan kursus di Kota Bengkulu. Hari ini, mereka akan diberikan materi terkini seputar pengajaran Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA),” ujar Jimmy Hendarta, ketua panitia acara ini.

Dalam sambutannya, Mariam Tommy menyampaikan bahwa lokakarya ini merupakan bentuk apresiasi kepada asosiasi pengajar BIPA di Provinsi Bengkulu. Tujuannya adalah agar para pengajar tersebut terus semangat dalam mendukung kegiatan Kantor Bahasa Provinsi Bengkulu melalui program KKLP BIPA.

“Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk memfasilitasi pengajar atau calon pengajar BIPA di Provinsi Bengkulu agar meningkatkan kompetensinya. Kami juga ingin menyosialisasikan Keputusan Menteri Ketenagakerjaan RI Nomor 11 Tahun 2024 tentang Penetapan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia untuk Pengajar BIPA.,” Tambahnya.

Lebih lanjut, Mariam Tommy menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari layanan KKLP BIPA Kantor Bahasa Provinsi Bengkulu, yang bertujuan meningkatkan kualitas pengajar BIPA di daerah tersebut. Untuk mencapai hal tersebut, mereka menghadirkan narasumber yang ahli di bidangnya, seperti Dr Wisma Yunita, M.Pd, dari Universitas Bengkulu, dan Dr Nuny Sulistiany Idris, M.Pd., yang merupakan penyusun Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia untuk Pengajar BIPA dari Universitas Pendidikan Indonesia.

Dengan adanya lokakarya ini, diharapkan para pengajar BIPA di Provinsi Bengkulu dapat meningkatkan kualitas pengajaran mereka dan lebih siap menghadapi tantangan dalam pembelajaran bahasa Indonesia bagi penutur asing. (Tim)


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.