Bengkulu, Beritamerdekaonline.com – Gelombang I orientasi bagi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mukomuko, Seluma, dan Kaur periode 2024-2029 berhasil diselenggarakan dengan sukses. Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman mendalam kepada anggota DPRD yang baru dilantik mengenai tugas dan tanggung jawab mereka sebagai wakil rakyat.
Pejabat Sementara (Pjs) Gubernur Bengkulu, Rosjonsyah, dalam arahannya menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap pelaksanaan orientasi ini. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan langkah penting untuk memperkenalkan tugas dan fungsi anggota DPRD dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah. Orientasi ini juga dirancang untuk meningkatkan kompetensi, profesionalisme, serta integritas para anggota dewan.
“Kami sangat mengapresiasi dedikasi Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Bengkulu dan Sekretariat DPRD Kabupaten yang telah mempersiapkan anggota DPRD melalui orientasi ini. Ini adalah langkah awal krusial agar setiap anggota dewan memahami peran mereka dengan baik,” ungkap Rosjonsyah.

Ia menekankan pentingnya integritas serta komitmen dalam melayani masyarakat. Baginya, orientasi ini merupakan momen penting untuk mempersiapkan para anggota DPRD sebelum mereka menjalankan tugas berat sebagai wakil rakyat.
“Ingat, tanggung jawab kita adalah mewakili kepentingan rakyat. Semoga, dengan bekal dari orientasi ini, seluruh anggota DPRD dapat bekerja dengan semangat, dedikasi, dan profesionalisme yang tinggi,” tegasnya.
Sementara itu, Wisnu Hadi, anggota DPRD Mukomuko terpilih periode 2024-2029, menyatakan bahwa orientasi ini memberikan lebih dari sekadar pengenalan tugas DPRD. Orientasi ini juga menjadi wadah memperluas relasi antar anggota DPRD dari berbagai kabupaten dan membuka ruang untuk bertukar ide serta pengalaman. Wisnu menekankan pentingnya pemahaman menyeluruh tentang fungsi sebagai wakil rakyat, terutama bagi anggota baru.
“Kegiatan ini sangat penting, khususnya bagi anggota DPRD yang baru dilantik. Mereka harus benar-benar memahami peran dan aturan sebagai wakil rakyat, terutama di Kabupaten Mukomuko,” ujarnya.
Diketahui, Gelombang I orientasi ini diikuti oleh 80 peserta, terdiri dari 30 peserta dari Kabupaten Seluma, 25 peserta dari Mukomuko, dan 25 peserta dari Kaur. Tujuan utama dari orientasi ini adalah memastikan setiap anggota DPRD baru memiliki pemahaman yang kuat, tidak hanya mengenai fungsi legislatif mereka, tetapi juga bagaimana mereka harus berperilaku sebagai pelayan masyarakat yang berintegritas dan kompeten.
Dengan diselenggarakannya orientasi ini, diharapkan seluruh anggota DPRD dapat menjalankan tugas mereka dengan lebih siap dan bertanggung jawab, sejalan dengan harapan masyarakat yang mereka wakili. Kegiatan orientasi ini juga menjadi bukti nyata dari komitmen daerah dalam meningkatkan kualitas dan profesionalisme para pemangku kepentingan di pemerintahan.
Ke depan, orientasi semacam ini akan terus dikembangkan agar semakin relevan dengan dinamika pemerintahan daerah. Hal ini penting untuk menjaga kredibilitas lembaga legislatif di mata masyarakat dan memastikan bahwa setiap kebijakan yang diambil benar-benar mencerminkan kepentingan publik.
Dengan demikian, orientasi bagi anggota DPRD tidak hanya sebatas formalitas, melainkan sebuah langkah penting untuk mencetak wakil rakyat yang siap bekerja secara profesional, dengan dedikasi tinggi, dan mengedepankan kepentingan masyarakat di atas segalanya. Panduan yang diberikan selama orientasi diharapkan mampu menjadi bekal kuat bagi para anggota DPRD dalam menjalankan tugas berat mereka selama lima tahun ke depan.
Kesuksesan orientasi ini menunjukkan bahwa upaya pembinaan dan pengembangan sumber daya manusia di pemerintahan daerah tetap menjadi prioritas utama, guna menciptakan lembaga legislatif yang berkualitas dan profesional. (Adv)




Tinggalkan Balasan