Bengkulu Utara, Beritamerdekaonline.com – Musibah kebakaran yang melanda Desa Datar Ruyung, Kecamatan Arga Makmur, Kabupaten Bengkulu Utara, mendapat perhatian langsung dari Bupati Bengkulu Utara, Arie Septia Adinata, S.E., M.Ap. Begitu mendapat laporan, Bupati turun ke lokasi kejadian untuk memastikan kondisi korban sekaligus menyalurkan bantuan tanggap darurat. 13 Agustus 2025
Kebakaran terjadi sekitar pukul 14.00 WIB dan diduga kuat dipicu oleh korsleting listrik dari salah satu rumah warga. Api dengan cepat merambat ke bangunan lain hingga menghanguskan empat unit rumah dan satu toko manisan milik warga. Kerugian materil diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Warga yang terdampak terpaksa kehilangan tempat tinggal beserta harta benda mereka.

Menyikapi kondisi darurat tersebut, pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara melalui BPBD dan Dinas Sosial segera menyalurkan bantuan tanggap darurat. Selain itu, Bupati Arie Septia Adinata juga memberikan bantuan pribadi sebagai bentuk empati kepada masyarakat yang tertimpa musibah.
Adapun bantuan yang diserahkan berupa sembako, mie instan, air mineral, ember, sapu, seng, serta triplek. Menurut Bupati, bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban korban dalam masa pemulihan awal.
“Jangan lihat besar kecilnya bantuan, ini adalah wujud perhatian pemerintah daerah kepada masyarakat yang sedang berduka. Kami turut prihatin dan berharap para korban diberi kekuatan dan ketabahan,” ujar Bupati.
Tak berhenti pada bantuan darurat, Bupati juga memastikan bahwa pemerintah daerah akan melakukan pendataan korban untuk diusulkan menjadi penerima program bedah rumah melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Bengkulu Utara.
“Kita akan segera usulkan agar korban musibah kebakaran ini mendapatkan bantuan bedah rumah secepatnya, sehingga mereka kembali memiliki tempat tinggal yang layak,” tambahnya.
Dalam kunjungannya, Bupati Arie juga berpesan kepada masyarakat agar selalu waspada, khususnya dalam hal instalasi listrik. Ia mengingatkan warga untuk memastikan keamanan listrik sebelum bepergian atau meninggalkan rumah, demi mencegah musibah serupa terulang.
“Kewaspadaan adalah kunci utama. Mari kita sama-sama menjaga agar musibah kebakaran bisa dihindari,” pungkasnya.
Kehadiran Bupati di lokasi kebakaran mendapat apresiasi dari masyarakat. Tindakan cepat pemerintah daerah dianggap sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap warga. Momen ini juga menjadi pengingat pentingnya solidaritas, baik antarwarga maupun antara pemerintah dengan rakyatnya. (Adv/Yapp)




Tinggalkan Balasan