Jakarta, Berita Merdeka Online – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Padang Panjang, Maria Feronika Hendri, menghadiri pembukaan International Handicraft Trade Fair atau Inacraft 2025 edisi Oktober yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Kamis (2/10/2025).

Inacraft dikenal sebagai pameran kerajinan terbesar di Asia Tenggara yang mempertemukan ratusan pengrajin, desainer, dan pelaku UMKM dari berbagai daerah di Indonesia. Ajang bergengsi ini menjadi ruang strategis untuk menampilkan produk unggulan lokal sekaligus memperluas akses pasar, baik nasional maupun internasional.

Dalam keterangannya kepada Beritamerdekaonline.com, Maria menyampaikan bahwa produk-produk unggulan UMKM Kota Padang Panjang berhasil mencuri perhatian pengunjung. Tingginya minat pembeli membuat produk lokal yang dipamerkan laris terjual, hingga pihaknya kembali mendatangkan pasokan dari Padang Panjang.

“Inacraft menjadi peluang besar bagi UMKM untuk menembus pasar nasional hingga internasional. Alhamdulillah, produk UMKM dari Kota Padang Panjang diminati pengunjung. Produk kita terjual laris, sehingga hari ini kita kembali mendatangkan produk lokal dari Padang Panjang,” ujar Maria, Jumat malam (3/10/2025).

Pada kesempatan ini, Dekranasda Padang Panjang menampilkan beragam produk unggulan, mulai dari kerajinan kulit, batik, produk Jilbab Minang Kayo, keripik Talas Desi, hingga aneka snack hasil kreasi UMKM lokal. Kehadiran produk tersebut tidak hanya ditujukan untuk memperkenalkan potensi daerah, tetapi juga diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah ekonomi kreatif masyarakat.

Maria menegaskan bahwa keberhasilan UMKM Padang Panjang menarik minat pembeli tidak hanya sebatas pada penjualan, tetapi juga sebagai promosi strategis bagi produk lokal.

“Melalui Inacraft, kita ingin menunjukkan bahwa produk kerajinan Kota Padang Panjang memiliki kualitas dan daya saing tinggi. Semoga kesempatan ini membuka jalan lebih luas untuk tembus ke pasar global,” katanya.

Lebih lanjut, ia berharap peningkatan penjualan produk UMKM dalam ajang ini juga memberi dampak positif terhadap sektor lain, termasuk pariwisata.

“Dengan terjualnya produk UMKM serta ekonomi kreatif ini, Kota Padang Panjang mendapat perhatian dari pengunjung pameran. Ke depan, hal ini juga diharapkan dapat mendorong peningkatan kunjungan promosi wisata ke Padang Panjang,” tambahnya.

Selain menghadiri pembukaan pameran, Maria juga aktif mengunjungi stan, berdialog dengan para pengrajin, serta menjalin komunikasi dengan berbagai pihak guna memperkuat strategi promosi dan pengembangan produk lokal.

Ia menutup dengan menegaskan bahwa partisipasi Kota Padang Panjang dalam Inacraft 2025 diharapkan mampu meningkatkan kebanggaan masyarakat terhadap produk lokal sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif daerah.

(Charles Nasution – Berita Merdeka Online)