Bengkulu, Beritamerdekaonline.com – Pemerintah Provinsi Bengkulu melalui Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) mengimbau seluruh perusahaan di wilayah Bengkulu untuk berpartisipasi aktif dalam peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional Tahun 2026. Imbauan tersebut disampaikan sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus penguatan budaya keselamatan kerja di lingkungan perusahaan.

Peringati Bulan K3 Nasional 2026, Disnakertrans Provinsi Bengkulu Ajak Perusahaan Gelar Bakti Sosial.


‎Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Provinsi Bengkulu, Dr. H. Syarifudin, S.Sos., M.Si., mengatakan bahwa Bulan K3 Nasional tidak hanya dimaknai sebagai upaya meningkatkan keselamatan dan kesehatan kerja di tempat kerja, tetapi juga sebagai momentum menumbuhkan solidaritas sosial antara perusahaan dan masyarakat sekitar.

‎“Dalam rangka Bulan K3 Nasional Tahun 2026, Pemerintah Provinsi Bengkulu mengimbau perusahaan untuk melakukan gerakan bakti sosial berupa sedekah nasi bungkus yang disalurkan ke rumah ibadah serta lingkungan di sekitar wilayah perusahaan masing-masing,” ujar Syarifudin, di Bengkulu, Jumat (23/1/2026).

‎Menurutnya, kegiatan bakti sosial tersebut diharapkan mampu mempererat hubungan harmonis antara dunia usaha dan masyarakat, sekaligus menciptakan suasana kerja yang aman, sehat, dan kondusif. Selain itu, kegiatan sosial juga dinilai sejalan dengan nilai-nilai kemanusiaan dan semangat gotong royong yang menjadi bagian dari budaya bangsa.

‎Syarifudin menjelaskan bahwa keselamatan dan kesehatan kerja merupakan aspek penting dalam mendukung produktivitas tenaga kerja. Oleh karena itu, peringatan Bulan K3 Nasional menjadi sarana untuk meningkatkan kesadaran seluruh pemangku kepentingan, baik pemerintah, perusahaan, maupun pekerja, agar senantiasa memprioritaskan aspek keselamatan dalam setiap aktivitas kerja.

‎“Penerapan K3 yang baik tidak hanya melindungi tenaga kerja dari risiko kecelakaan dan penyakit akibat kerja, tetapi juga memberikan dampak positif bagi keberlangsungan usaha. Perusahaan yang peduli terhadap K3 akan memiliki sumber daya manusia yang sehat dan produktif,” jelasnya.

‎Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa gerakan sedekah nasi bungkus merupakan salah satu bentuk kepedulian sosial yang sederhana, namun memiliki dampak besar bagi masyarakat. Kegiatan ini diharapkan dapat dilaksanakan secara sukarela dan berkesinambungan, tidak hanya selama Bulan K3 Nasional, tetapi juga pada momen-momen lainnya.

‎Disnakertrans Provinsi Bengkulu juga mengajak seluruh perusahaan untuk menjadikan Bulan K3 Nasional sebagai ajang evaluasi dan penguatan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja di lingkungan masing-masing. Hal ini meliputi peningkatan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan di bidang ketenagakerjaan serta penyediaan sarana dan prasarana kerja yang aman.

‎“Melalui sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat, kami berharap budaya K3 dapat semakin mengakar, sehingga tercipta lingkungan kerja yang aman, sehat, dan berdaya saing,” tutup Syarifudin.