Bengkulu Utara, Beritamerdekaonline.com – Anggota DPRD Provinsi Bengkulu, Berlian Utama Harta, menyerap langsung berbagai aspirasi masyarakat saat menggelar reses masa persidangan ke-I Tahun Sidang 2026 di Desa Tanjung Kamayan, Kecamatan Napal Putih, Kabupaten Bengkulu Utara, Kamis (13/2/2026). Infrastruktur jalan rusak dan belum tersedianya jaringan listrik menjadi keluhan utama warga dalam dialog terbuka tersebut.

‎Reses di Napal Putih, Berlian Utama Harta Tampung Keluhan Jalan Rusak dan Desa Tanpa Listrik.


‎Kegiatan reses tersebut merupakan titik kedua di daerah pemilihan (Dapil) Bengkulu 2 yang meliputi Kabupaten Bengkulu Utara dan Bengkulu Tengah. Acara digelar secara terbuka dan dihadiri puluhan warga dari berbagai kalangan, mulai dari tokoh masyarakat, petani, hingga ibu rumah tangga yang antusias menyampaikan aspirasi mereka.

‎Dalam sesi dialog, warga Desa Tanjung Kamayan secara lugas mengungkapkan kondisi jalan desa yang rusak parah dan belum pernah tersentuh pembangunan secara menyeluruh. Kerusakan jalan tersebut dinilai menghambat aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat, terutama saat musim hujan.

‎Selain itu, warga juga mengeluhkan belum masuknya jaringan listrik ke wilayah mereka. Kondisi tersebut berdampak pada berbagai aspek kehidupan, mulai dari kegiatan belajar anak-anak hingga pengembangan usaha kecil masyarakat.

‎Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Berlian Utama Harta menegaskan bahwa kegiatan reses merupakan kewajiban konstitusional anggota DPRD untuk turun langsung ke tengah masyarakat guna menyerap dan memperjuangkan kebutuhan riil warga.

‎“Reses ini menjadi momen penting bagi kami untuk mendengar langsung aspirasi masyarakat, baik terkait infrastruktur, pertanian, ekonomi, pendidikan, maupun persoalan sosial lainnya. Semua masukan akan kami catat dan perjuangkan di tingkat provinsi,” ujarnya.

‎Selain persoalan jalan dan listrik, warga juga menyampaikan harapan adanya peningkatan bantuan pertanian, seperti ketersediaan pupuk dan alat pertanian, serta dukungan terhadap program pemberdayaan ekonomi masyarakat guna meningkatkan kesejahteraan keluarga.

‎Berlian menyatakan seluruh aspirasi yang disampaikan akan dirangkum dan dibawa dalam pembahasan di DPRD Provinsi Bengkulu, serta dikoordinasikan dengan pemerintah daerah agar dapat ditindaklanjuti sesuai mekanisme perencanaan pembangunan.

‎Ia juga mengajak masyarakat untuk terus aktif berpartisipasi dalam pembangunan dan tidak ragu menyampaikan aspirasi melalui jalur resmi, termasuk melalui kegiatan reses yang rutin dilaksanakan.

‎“Kami di DPRD Provinsi Bengkulu adalah perpanjangan suara masyarakat. Apa yang disampaikan hari ini akan menjadi bahan perjuangan kami agar dapat direalisasikan oleh pemerintah daerah,” tambahnya.

‎Kegiatan reses ditutup dengan sesi pendataan aspirasi warga secara tertulis sebagai bahan dokumentasi dan tindak lanjut dalam pembahasan program pembangunan ke depan.