Bengkulu, Beritamerdekaonline.com – Olahraga domino di Provinsi Bengkulu memasuki babak baru setelah Surat Keputusan (SK) Pengurus Provinsi Olahraga Domino Nasional Bengkulu diserahkan kepada Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Bengkulu. Penyerahan SK tersebut berlangsung di Hotel Splash, Kota Bengkulu, Selasa (17/2/2026), dan disaksikan jajaran pengurus Orado Bengkulu.

SK diserahkan oleh Ketua Orado Provinsi Bengkulu Yuan Degama yang didampingi Sekretaris Orado Riswan kepada Ketua KONI Provinsi Bengkulu Teuku Zulkarnain. Dengan diterimanya SK tersebut, domino resmi diakui sebagai cabang olahraga yang dapat mengikuti kejuaraan resmi di bawah pembinaan KONI.
Ketua KONI Provinsi Bengkulu, Teuku Zulkarnain, menegaskan pengakuan tersebut membuka peluang besar bagi olahraga domino untuk berkembang dan berkompetisi di berbagai ajang, mulai dari tingkat daerah hingga nasional dan internasional.
“Setelah SK ini diterima, domino telah resmi menjadi cabang olahraga yang dapat mengikuti kejuaraan resmi, bahkan berpeluang menuju ajang yang lebih tinggi,” ujar Teuku.
Ia menambahkan, langkah berikutnya adalah memperkuat sosialisasi kepada masyarakat agar olahraga domino tidak hanya dimainkan sebagai hiburan, tetapi juga dipahami sebagai olahraga prestasi. Menurutnya, pengurus Orado perlu aktif memperkenalkan aturan permainan sekaligus menjaring bibit atlet muda dari berbagai kalangan.
Teuku juga menyoroti bahwa selama ini permainan domino lebih banyak diminati kalangan usia dewasa dan mayoritas laki-laki. Karena itu, ia mendorong agar pengenalan olahraga domino diperluas ke kalangan pelajar, baik laki-laki maupun perempuan, sehingga regenerasi atlet dapat berjalan dengan baik.
“Kami berharap Orado Bengkulu gencar melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah dan masyarakat luas untuk mencari serta membina atlet muda. Potensinya besar karena domino sudah dikenal masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Ketua Orado Provinsi Bengkulu Yuan Degama menyatakan pengakuan dari KONI menjadi tonggak penting bagi pengembangan domino sebagai olahraga prestasi di Bengkulu. Selama ini, kata dia, domino memang sudah lama dikenal masyarakat dan kerap dimainkan dalam berbagai acara, seperti hajatan atau kegiatan santai.
Namun ke depan, domino diharapkan tidak lagi dipandang sekadar permainan hiburan, melainkan olahraga kompetitif yang dapat dipertandingkan di kejuaraan bergengsi, mulai dari kejuaraan nasional hingga ajang olahraga besar seperti Pekan Olahraga Nasional (PON).
Menurut Yuan, pihaknya telah menyiapkan langkah awal dengan melakukan pelatihan wasit guna mendukung penyelenggaraan pertandingan resmi. Saat ini, Bengkulu telah memiliki satu orang yang mengikuti pelatihan wasit di tingkat pusat, dan ke depan jumlah tersebut akan terus ditambah.
“Kami menargetkan Orado Bengkulu dapat mengikuti berbagai kejuaraan resmi, termasuk PON, serta mampu mencetak prestasi yang membanggakan daerah,” ujarnya.
Dengan pengakuan resmi dari KONI serta dukungan pembinaan yang berkelanjutan, Orado Bengkulu optimistis olahraga domino akan semakin berkembang, diminati generasi muda, dan mampu melahirkan atlet berprestasi yang dapat bersaing hingga tingkat internasional.

Tinggalkan Balasan