Bengkulu, Beritamerdekaonline.com – Di tengah khidmatnya suasana bulan suci Ramadan yang penuh berkah dan ampunan, Bencoolen Mall (BenMall) melakukan terobosan penting bagi kenyamanan pengunjungnya. Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, secara resmi meresmikan Musala Al-Mizan yang berlokasi di kawasan pusat perbelanjaan terbesar di Bumi Merah Putih tersebut.

Peresmian ini menandai komitmen manajemen mal dalam menyeimbangkan aspek bisnis dengan pemenuhan kebutuhan ibadah masyarakat.
Centre Manager Bencoolen Mall, Ekawati Sinaga, mengungkapkan bahwa kehadiran Musala Al-Mizan merupakan buah dari perjuangan panjang manajemen untuk memberikan pelayanan prima. Ia mengakui bahwa sebelumnya fasilitas ibadah di mal tersebut belum memadai dari segi luas ruangan.
”Kami dari manajemen Bencoolen Mall memandang kehadiran musala baru ini sebagai wujud nyata yang luar biasa. Sebelumnya, musala kami tidak seluas ini. Pembangunan ini adalah bentuk apresiasi kami kepada seluruh masyarakat Bengkulu yang setia berkunjung agar mereka merasa nyaman, termasuk bagi para penyewa gerai (tenant) yang beraktivitas di sini,” ujar Ekawati, di lantai 1 Bencoolen Mall, Selasa (10/3/2026).
Meskipun lokasi musala saat ini dirasa tidak terlalu luas jika dilihat dari lantai bawah, Ekawati menjamin bahwa aspek estetika dan kenyamanan tetap menjadi prioritas utama.
”Tempat ini cukup nyaman, indah, dan rapi. Kami berkomitmen untuk terus melakukan peningkatan (upgrade) fasilitas ke depannya,” tambahnya.
Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, dalam sambutannya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pihak manajemen Bencoolen Mall. Menurutnya, langkah ini membuktikan bahwa pengelola mal tidak hanya berorientasi pada keuntungan finansial semata, tetapi juga memperhatikan sisi religiusitas pengunjung.
”Ini luar biasa. Di bulan Ramadan yang penuh ampunan ini, manajemen Bencoolen Mall menunjukkan bahwa mereka tidak hanya berpikir soal bisnis, tetapi juga kenyamanan spiritual. Nama ‘Al-Mizan’ memiliki makna keseimbangan,” tutur Dedy.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya filosofi di balik nama tersebut dalam kehidupan sehari-hari.
”Keseimbangan antara dunia dan akhirat adalah kunci. Sebagaimana pesan para ustaz, jika kita mengejar akhirat, maka dunia pasti akan mengikuti. Dengan adanya fasilitas ini, warga bisa berbelanja tanpa harus meninggalkan kewajiban salat,” ucap Dedy.
Peresmian ini diharapkan memicu semangat kompetisi yang sehat antar-pusat perbelanjaan di Kota Bengkulu dalam hal penyediaan fasilitas umum. Dedy sempat berseloroh mengenai rencana pusat perbelanjaan lain yang juga ingin meningkatkan fasilitas serupa, yang menurutnya akan memberikan lebih banyak pilihan bagi masyarakat.
Acara peresmian tersebut ditutup dengan aksi sosial yang menyentuh hati. Pihak manajemen Bencoolen Mall memberikan santunan kepada anak-anak yatim piatu dari Panti Asuhan Guyup Rukun, Semarang, Kota Bengkulu. Agenda ini mempertegas bahwa kehadiran Musala Al-Mizan diharapkan membawa keberkahan bagi seluruh lapisan masyarakat.

Tinggalkan Balasan