Bengkulu, Beritamerdekaonline.com – Derap langkah menuju masa depan gemilang di Negeri Sakura kian nyata bagi para siswa Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Kaizu Hamagi Gakkou. Tepat pada hari ini, Senin, 27 April 2026, sebanyak sembilan orang siswa-siswi pilihan resmi diberangkatkan menuju Jakarta. Keberangkatan ini merupakan langkah krusial untuk mengikuti ujian sertifikasi keterampilan “Specified Skilled Worker” (SSW) di bidang “Building Cleaning”.

Menjemput Impian di Ibu Kota: Sembilan Siswa LPK Kaizu Hamagi Gakkou Bertolak ke Jakarta untuk Ujian SSW.


‎Direktur LPK Kaizu Hamagi Gakkou, Afrianto Santoso, melepas langsung keberangkatan para peserta dengan penuh optimisme. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa ujian ini bukan sekadar formalitas, melainkan gerbang utama bagi tenaga kerja terampil Indonesia untuk merambah pasar kerja internasional, khususnya di Jepang.

“Hari ini kami memberangkatkan sembilan pejuang tangguh. Mereka telah melewati masa pelatihan intensif, baik dari segi penguasaan bahasa Jepang maupun kompetensi teknis di bidang kebersihan gedung. Kami optimistis mereka mampu membawa hasil terbaik dari Jakarta,” ujar Afrianto, di LPK Kaizu Hamagi Gakkou, Senin (27/4/2026).

‎Bidang “Building Cleaning” merupakan salah satu sektor yang sangat dibutuhkan di Jepang. Sertifikasi SSW menjamin bahwa setiap tenaga kerja memiliki standar kompetensi yang diakui secara global. Selama di LPK Kaizu Hamagi Gakkou, para siswa tidak hanya diajarkan cara membersihkan area dengan efisien, tetapi juga manajemen waktu, penggunaan alat modern, hingga budaya kerja kedisiplinan yang tinggi.

‎Afrianto menambahkan bahwa pihak lembaga terus berkomitmen untuk mengawal proses ini hingga tuntas. Jakarta dipilih sebagai lokasi ujian karena fasilitas pengujian resmi yang tersentralisasi, yang memungkinkan para peserta berinteraksi langsung dengan sistem penilaian standar industri Jepang.

‎Keberangkatan sembilan siswa ini diharapkan menjadi pemantik semangat bagi generasi muda lainnya di daerah. Program SSW merupakan peluang emas bagi mereka yang ingin memiliki karier profesional di luar negeri dengan perlindungan hukum dan kesejahteraan yang terjamin.

‎”Kami memohon doa restu dari seluruh pihak agar anak-anak kita diberikan kelancaran dalam menjawab soal ujian dan praktik nanti. Keberhasilan mereka adalah kebanggaan bagi lembaga dan daerah,” pungkas Afrianto.

‎Dengan bekal mental yang kuat dan keterampilan yang mumpuni, kesembilan siswa tersebut kini menatap Jakarta dengan satu tekad: lulus ujian dan segera terbang menuju Jepang demi mewujudkan impian dan membantu ekonomi keluarga.