SRAGEN, Berita Merdeka Online – Kebahagiaan bercampur haru dirasakan Sunarni (50), warga Dukuh Katukan RT 16, Desa Puro, Kecamatan Karangmalang, ketika rumahnya yang selama ini dalam kondisi memprihatinkan akhirnya mendapat bantuan rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) melalui program TMMD Reguler ke-128 Kodim 0725/Sragen.
Sebagai seorang janda yang bekerja serabutan mencari pasir di sungai, Sunarni selama ini harus bertahan hidup dalam keterbatasan.
Rumah yang ia tempati bersama keluarganya sudah lama mengalami kerusakan di berbagai bagian, terutama atap dan dinding yang mulai rapuh serta sering bocor saat musim hujan tiba.
Saat proses renovasi berlangsung, Sunarni tampak tak kuasa menahan rasa haru.
Berdiri di depan rumahnya yang kini mulai berubah menjadi lebih layak, ia menyampaikan rasa syukur kepada anggota Satgas TMMD yang telah memberikan bantuan besar dalam hidupnya.
“Saya sangat bersyukur dan tidak pernah menyangka rumah saya bisa diperbaiki seperti ini. Dulu kalau hujan selalu khawatir karena atap bocor. Sekarang saya merasa lebih tenang. Terima kasih bapak-bapak TNI,” ucapnya dengan mata berkaca-kaca, Minggu (10/5/2026).
Bagi Sunarni, program rehab RTLH ini menjadi berkah besar.
Bantuan tersebut bukan hanya memperbaiki bangunan rumah, tetapi juga memberi rasa aman dan harapan baru untuk menjalani kehidupan yang lebih baik.
Ia mengaku selama ini hanya bisa pasrah dengan kondisi rumahnya karena keterbatasan ekonomi membuatnya sulit melakukan perbaikan secara mandiri.
Kehadiran Satgas TMMD menjadi jawaban atas harapan yang selama ini ia pendam.
Serka Sutardi selaku anggota Satgas TMMD mengatakan bahwa tujuan utama program ini adalah membantu masyarakat yang benar-benar membutuhkan, sekaligus memperkuat hubungan antara TNI dan rakyat.
“Kami ingin hadir langsung di tengah masyarakat dan memberikan manfaat nyata. Rumah yang layak adalah kebutuhan dasar. Ketika warga bahagia, itu menjadi kebanggaan bagi kami,” jelasnya.
Pelaksanaan rehab rumah Sunarni juga melibatkan partisipasi warga sekitar.
Mereka bersama-sama membantu proses pembangunan dengan semangat gotong royong yang tinggi.
Kehadiran warga dalam pekerjaan tersebut semakin mempererat hubungan sosial di lingkungan desa.
Program TMMD pun tidak hanya menghadirkan pembangunan fisik, tetapi juga menumbuhkan kebersamaan dan solidaritas antarwarga.
TMMD Reguler ke-128 Kodim 0725/Sragen terus menjadi bukti nyata bahwa pembangunan desa dapat berjalan lebih kuat melalui sinergi antara TNI dan masyarakat demi kesejahteraan bersama.




Tinggalkan Balasan