Bengkulu, Beritamerdekaonline.com – Masa tugas Irjen Pol. Mardiyono, S.I.K., M.Si. sebagai Kapolda Bengkulu meninggalkan kesan mendalam bagi masyarakat di Bumi Merah Putih. Setelah menjabat selama kurang lebih satu tahun dua bulan, jenderal bintang dua tersebut kini bersiap mengemban amanah baru di Kakorbinmas Baharkam Polri. Ucapan selamat dan apresiasi pun mengalir deras, salah satunya dari Pemerhati Kinerja Polri di Bengkulu, Hj. Tien Syafrudin.

Dalam keterangannya, Hj. Tien Syafrudin mengungkapkan rasa kehilangan yang mendalam atas berakhirnya masa kepemimpinan Irjen Pol. Mardiyono. Menurutnya, selama sejarah kepemimpinan Polda Bengkulu, sosok Mardiyono merupakan salah satu putra terbaik Polri yang mampu mengejawantahkan visi dan misi institusi secara nyata dan menyentuh akar rumput.
”Saya melihat langsung bagaimana kinerja beliau sangat selaras dengan visi misi Polri yang presisi. Jujur saja, selama ini saya mengamati, belum ada Kapolda yang kepemimpinannya seinklusif dan sebagus Pak Mardiyono di Bengkulu. Beliau bukan sekadar memimpin, tapi melayani,” ujar Hj. Tien Syafrudin dengan nada haru, di Bengkulu, Rabu (13/5/2026).
Selama menjabat, Irjen Pol. Mardiyono dikenal melalui berbagai terobosan yang berdampak langsung pada kesejahteraan warga. Program bedah rumah bagi warga kurang mampu menjadi salah satu warisan yang paling membekas. Tidak hanya itu, kepeduliannya terhadap kelompok profesi kecil, seperti pengemudi ojek daring (online) dan warga prasejahtera, menunjukkan sisi humanis seorang perwira tinggi.
”Program-program yang beliau lakukan dirasakan langsung oleh masyarakat. Beliau sangat peka terhadap kesulitan warga. Sikap kesederhanaan dan kemudahannya bergaul dengan masyarakat kecil adalah kualitas yang sangat langka,” tambah Hj. Tien.
Di sisi manajerial dan komunikasi antarlembaga, Irjen Pol. Mardiyono dinilai sukses membangun jembatan koordinasi yang solid dengan Pemerintah Provinsi Bengkulu serta jajaran Forkopimda. Hubungan harmonis ini berdampak pada terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif di wilayah Bengkulu.
Keharmonisan tersebut juga tercermin di internal kepolisian. Mardiyono dikenal sangat mengayomi anggotanya, sehingga soliditas di tubuh Polda Bengkulu terjaga dengan sangat baik selama masa jabatannya.
Perpisahan ini membawa kesedihan bagi banyak pihak. Waktu satu tahun dua bulan dirasa terlalu singkat bagi masyarakat Bengkulu yang sudah telanjur mencintai gaya kepemimpinannya yang rendah hati.
”Kami sedih Pak Mardiyono harus berpindah tugas. Rasanya baru sebentar beliau di sini, tapi dampaknya luar biasa. Kami pasti merindukan sosok beliau yang ramah dan tidak berjarak dengan warga,” pungkas Hj. Tien.
Selamat bertugas di tempat yang baru untuk Irjen Pol. Mardiyono, S.I.K., M.Si. beserta istri, Ny. Yanti Mardiyono. Doa masyarakat Bengkulu menyertai langkah Bapak dan Ibu dalam pengabdian selanjutnya bagi bangsa dan negara. Semoga dedikasi yang telah tertanam di Provinsi Bengkulu menjadi amal jariyah yang tak terputus. Jangan lupakan Bumi Merah Putih.

Tinggalkan Balasan