BOJONEGORORO – Penantian panjang warga Dusun Bekatul, Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, akhirnya mulai menemukan titik terang. Selama bertahun-tahun menghadapi keterbatasan pasokan air bersih, kini harapan itu hadir melalui pembangunan sumur bor dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro.
Pengerjaan fasilitas air bersih tersebut menjadi salah satu sasaran prioritas TMMD yang berlangsung sejak pertengahan Juli hingga 13 Agustus 2026. Program ini tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga menjawab kebutuhan dasar masyarakat yang selama ini menjadi persoalan utama saat musim kemarau.
Komandan SSK Satgas TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro, Lettu Ckm Purnomo, mengatakan pembangunan sumur bor dipilih karena manfaatnya akan dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.
“Air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Kami berharap sumur bor ini mampu menjadi solusi bagi warga, terutama ketika musim kemarau tiba,” ujarnya, Kamis (16/7/2026).
Menurutnya, TMMD bukan hanya menghadirkan pembangunan jalan, drainase, maupun fasilitas umum lainnya, tetapi juga memastikan kebutuhan vital masyarakat dapat terpenuhi melalui program yang tepat sasaran.
Di lokasi pekerjaan, personel Satgas TMMD bersama warga tampak bekerja bergotong royong. Mulai dari persiapan lokasi hingga proses pembangunan dilakukan secara bersama-sama, memperlihatkan kuatnya kolaborasi antara TNI dan masyarakat.
Bagi warga Dusun Bekatul, pembangunan sumur bor bukan sekadar proyek fisik. Mereka melihatnya sebagai jawaban atas persoalan yang selama ini membatasi aktivitas sehari-hari.
Salah seorang warga, Sulistiyono, mengaku bersyukur karena kebutuhan yang selama ini diharapkan akhirnya dapat diwujudkan.
“Alhamdulillah, kami sangat berterima kasih. Air bersih sangat penting untuk kebutuhan rumah tangga maupun aktivitas masyarakat. Semoga fasilitas ini bisa dimanfaatkan dalam waktu yang lama,” ungkapnya.
Program TMMD ke-129 mengusung tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa”, dengan menitikberatkan pembangunan yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat.
Melalui pembangunan sumur bor di Dusun Bekatul, TNI bersama Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menunjukkan bahwa pembangunan desa tidak hanya berorientasi pada infrastruktur, tetapi juga pada peningkatan kualitas hidup warga.
Keberadaan fasilitas air bersih tersebut diharapkan menjadi solusi berkelanjutan sekaligus memperkuat ketahanan desa menghadapi musim kemarau di masa mendatang.
Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




Tinggalkan Balasan