Kabupaten Semarang, Beritamerdekaonline – Semangat gotong royong kembali menjadi kekuatan utama dalam pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Kodim 0714/Salatiga di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang. Dukungan masyarakat terhadap pembangunan jalan yang menjadi sasaran fisik TMMD terus mengalir, salah satunya melalui sumbangan air yang diberikan warga untuk menunjang proses pengecoran jalan, Sabtu (18/7/2026).

Air menjadi salah satu kebutuhan vital dalam pekerjaan pengecoran beton. Tanpa ketersediaan air yang cukup, proses pencampuran material hingga perawatan beton tidak dapat berjalan secara optimal. Menyadari pentingnya kebutuhan tersebut, warga Desa Cukil dengan sukarela memberikan bantuan demi kelancaran pembangunan yang sedang berlangsung.

Salah seorang warga Dusun Cukil Krajan, Uswatun Khasanah (43), dengan penuh keikhlasan menyediakan air dari sumur dan penampungan miliknya untuk mendukung kegiatan pengecoran jalan yang menghubungkan Dusun Cukil Krajan dengan Dusun Gombyong.
Bagi Uswatun, bantuan yang diberikan merupakan bentuk partisipasi dan dukungan terhadap pembangunan yang nantinya akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat. Ia berharap jalan yang sedang dibangun dapat memperlancar mobilitas warga serta mendukung aktivitas ekonomi di wilayah tersebut.

Partisipasi warga dalam bentuk donasi air ini menjadi bukti tingginya rasa memiliki terhadap program TMMD. Meski terlihat sederhana, bantuan tersebut memiliki peran penting dalam mempercepat penyelesaian sasaran fisik yang sedang dikerjakan oleh Satgas TMMD bersama masyarakat.

Jalan yang saat ini dibangun diharapkan mampu meningkatkan akses transportasi antarwilayah, mempermudah aktivitas masyarakat, serta membuka peluang ekonomi yang lebih luas bagi warga Desa Cukil. Karena itu, keberhasilan pembangunan bukan hanya menjadi tanggung jawab TNI, tetapi juga hasil kerja sama seluruh elemen masyarakat.

Anggota Satgas TMMD, Praka Bachtiar dari Yon Arhanud 15/BDY, menyampaikan apresiasi atas kepedulian dan antusiasme warga yang terus mendukung pelaksanaan program TMMD.

“Kami sangat berterima kasih atas bantuan dan dukungan masyarakat. Keberhasilan TMMD tidak hanya ditentukan oleh kerja keras personel TNI, tetapi juga karena adanya semangat gotong royong dan partisipasi aktif warga yang bersama-sama membangun desanya,” ujarnya.

Menurutnya, keterlibatan masyarakat dalam setiap tahapan pembangunan menjadi salah satu faktor utama yang membuat pekerjaan dapat berjalan dengan lancar dan sesuai target yang telah ditetapkan.

Semangat kebersamaan yang ditunjukkan warga Desa Cukil menjadi gambaran nyata bahwa budaya gotong royong masih tumbuh kuat di tengah masyarakat. Mulai dari tenaga, waktu, hingga bantuan fasilitas seperti penyediaan air, semuanya diberikan dengan penuh kesadaran demi kemajuan desa.

Melalui TMMD Reguler ke-129, kemanunggalan TNI dan rakyat kembali terwujud dalam aksi nyata. Tidak hanya membangun infrastruktur, program ini juga memperkuat rasa persatuan, kepedulian sosial, dan semangat kebersamaan dalam membangun masa depan yang lebih baik.

Sumbangan air dari warga mungkin tampak sederhana, namun di balik setiap tetes yang mengalir tersimpan makna besar tentang kebersamaan dan kepedulian. Dari air yang disumbangkan itu, lahir jalan yang menghubungkan harapan, memperlancar aktivitas masyarakat, dan menjadi fondasi menuju Desa Cukil yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera. (Ikhsan)


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.