BOJONEGORO – Semangat gotong royong kembali menjadi pemandangan yang menghangatkan hati dalam pelaksanaan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0813/Bojonegoro di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Minggu (19/7/2026).

Puluhan personel Satgas TMMD bersama warga bahu-membahu membongkar rumah milik Samijan, warga Dusun Krebet RT 013 RW 006, yang akan direhabilitasi melalui program peningkatan kualitas Rumah Tinggal Layak Huni (RTLH).

Suasana penuh kebersamaan tampak sejak pagi. Prajurit TNI dan masyarakat bekerja tanpa mengenal perbedaan, saling membantu mengangkat kayu, melepas bagian bangunan, hingga memindahkan material yang masih bisa dimanfaatkan kembali pada proses pembangunan rumah baru.

Pekerjaan dilakukan secara manual dengan koordinasi yang rapi sehingga proses pembongkaran berjalan aman dan efisien. Kebersamaan yang terjalin menjadi cerminan kuatnya budaya gotong royong yang terus dipelihara melalui program TMMD.

Komandan SST-1 Satgas TMMD ke-129 Kodim 0813/Bojonegoro, Letda Inf Ady Yuniarto, mengatakan bahwa seluruh proses dikerjakan bersama agar pembangunan rumah layak huni dapat segera dimulai.

“Tidak ada pekerjaan yang terasa berat ketika dikerjakan secara bersama-sama. Hari ini kami membongkar rumah lama sebagai langkah awal menghadirkan hunian yang lebih aman, sehat, dan nyaman bagi Bapak Samijan beserta keluarganya,” ujarnya di lokasi kegiatan.

Sementara itu, Komandan Satgas TMMD ke-129 Kodim 0813/Bojonegoro, Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto, menjelaskan bahwa rehabilitasi RTLH merupakan salah satu sasaran utama program TMMD tahun ini yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Menurutnya, pembangunan rumah layak huni tidak hanya memberikan manfaat dari sisi fisik, tetapi juga menghadirkan harapan baru bagi keluarga penerima manfaat.

“TMMD merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kami hadir bukan sekadar membangun rumah, tetapi juga memperkuat budaya gotong royong yang menjadi kekuatan bangsa,” tutur Letkol Dedy.

Antusiasme masyarakat pun terlihat begitu tinggi. Warga secara sukarela datang membantu proses pembongkaran sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama sekaligus dukungan terhadap pelaksanaan TMMD di Desa Kesongo.

Material bangunan yang masih dalam kondisi baik dipilah dan diamankan agar dapat dimanfaatkan kembali, sehingga pembangunan berlangsung lebih efisien tanpa mengurangi kualitas hasil akhir.

Program TMMD ke-129 yang mengusung tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa” terus menghadirkan berbagai pembangunan yang menyentuh kebutuhan masyarakat, mulai dari infrastruktur jalan, drainase, rehabilitasi sekolah, hingga rumah layak huni.

Kisah gotong royong membangun rumah Samijan menjadi bukti bahwa keberhasilan TMMD bukan hanya diukur dari berdirinya bangunan baru, tetapi juga dari kuatnya rasa kebersamaan yang tumbuh di tengah masyarakat.

Di Desa Kesongo, setiap kayu yang diangkat dan setiap dinding yang dibongkar menjadi simbol persatuan. Dari kerja bersama itulah lahir harapan baru, bahwa pembangunan akan selalu lebih kuat ketika TNI dan rakyat berjalan berdampingan.


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.