BENGKULU TENGAH, Berita Merdeka Online – Jembatan Merah Putih di Desa Pondok Kubang, Kecamatan Pondok Kubang, Kabupaten Bengkulu Tengah, mulai dibangun. Pembangunan akses yang menjadi jalur penting bagi aktivitas masyarakat tersebut ditandai dengan kegiatan peletakan batu pertama atau groundbreaking, Senin (28/9/2026) pagi.

Groundbreaking dipimpin langsung Kapolres Bengkulu Tengah AKBP Yanu Rihardi. Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakapolres Bengkulu Tengah Kompol Yosril Radiansyah, S.H., M.H., jajaran pejabat utama (PJU) Polres, Kapolsek, Kepala Desa Pondok Kubang Hasan Basri, tokoh masyarakat, serta puluhan warga.

Pembangunan jembatan dilakukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kondisi fisik sekaligus keamanan dan kenyamanan masyarakat yang menggunakan akses tersebut dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Kapolres Bengkulu Tengah AKBP Yanu Rihardi mengatakan, keberadaan Jembatan Merah Putih memiliki arti penting bagi mobilitas warga Desa Pondok Kubang dan wilayah sekitarnya.

Jembatan Merah Putih Pondok Kubang Mulai Dibangun, Polres dan Warga Bersinergi

 

“Jembatan Merah Putih ini selama ini menjadi bagian penting dalam mendukung aktivitas dan mobilitas masyarakat. Renovasi ini dilakukan untuk meningkatkan kondisi fisik, keamanan, dan kenyamanan jembatan agar dapat dimanfaatkan lebih optimal,” ujar Yanu.

Menurutnya, pembangunan tersebut diharapkan tidak hanya memberikan manfaat dari sisi infrastruktur, tetapi juga mendukung aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.

Kapolres juga memberikan apresiasi terhadap keterlibatan masyarakat Desa Pondok Kubang dalam mendukung pembangunan jembatan.

Menurut Yanu, semangat gotong royong masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan pembangunan di lingkungan desa.

“Kami mengapresiasi semangat gotong royong masyarakat Desa Pondok Kubang. Semoga proses renovasi berjalan lancar hingga selesai, sehingga jembatan ini nantinya dapat menunjang mobilitas warga, menggerakkan perekonomian lokal, serta mempererat hubungan antarwilayah,” katanya.

Sinergi antara kepolisian dan masyarakat tersebut diharapkan dapat memperkuat kepedulian bersama terhadap fasilitas yang digunakan untuk kepentingan publik.

Selain menjadi jalur mobilitas warga, jembatan tersebut juga memiliki fungsi penting bagi kegiatan ekonomi masyarakat, khususnya dalam mendukung aktivitas pertanian.

Kepala Desa Pondok Kubang Hasan Basri menyampaikan apresiasi kepada Polres Bengkulu Tengah atas partisipasi dalam pembangunan Jembatan Merah Putih.

Ia menyebut pembangunan jembatan tersebut memiliki arti penting bagi masyarakat karena berkaitan langsung dengan akses warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

“Kami mewakili Pemerintahan Desa Pondok Kubang mengucapkan terima kasih sedalam-dalamnya kepada Polres Bengkulu Tengah yang telah berpartisipasi membangun jembatan di desa kami,” ucap Hasan.

Hasan menjelaskan, fungsi jembatan tidak hanya sebagai penghubung antarlokasi. Infrastruktur tersebut juga menjadi salah satu jalur yang digunakan masyarakat untuk membawa hasil pertanian.

“Pembangunan jembatan ini sangat berarti bagi warga karena dapat membantu memperlancar akses dalam mengangkut hasil pertanian sekaligus membuka konektivitas dengan wilayah lainnya,” jelasnya.

Dengan dimulainya pembangunan, masyarakat berharap Jembatan Merah Putih dapat segera diselesaikan dan dimanfaatkan secara optimal.

Pembangunan tersebut sekaligus menjadi bagian dari sinergi antara Polres Bengkulu Tengah, pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan warga dalam mendukung peningkatan akses serta aktivitas masyarakat.

Seluruh rangkaian kegiatan groundbreaking berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif.

Pewarta: Hasnul Effendi
Berita Merdeka Online


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.