Bengkulu, Beritamerdekaonline.com – Kantor Bahasa Bengkulu Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI menggelar penyuluhan bahasa Indonesia bagi awak media massa se-Kota Bengkulu selama dua hari dari tanggal 16 sampai dengan 17 Oktober 2020, di Hotel Splash, Jumat (16/10/2020) pagi.

Ketua Penyelenggara Resi Novalia mengatakan kegiatan pengembangan bahasa Indonesia bagi media massa sangat penting, ini karena media massa memiliki pengaruh besar atas penggunaan bahasa secara langsung kepada masyarakat. “Contohnya penggunaan bahasa diruang publik. Kegiatan ini juga mengutamakan protokol kesehatan (Prokes) dengan 3M yakni, Memakai masker, Menjaga Jarak, Mencuci tangan dengan sabun,” jelasnya.

Tujuan akhir dari kegiatan ini, lanjutnya, adalah agar media cetak, online maupun elektronik khususnya di Provinsi Bengkulu memiliki kepiawaian bahasa Indonesia dalam menulis berita maupun tajuk rencana.

“Mengingat saat ini masih ada media di bengkulu yang masih belum menggunakan bahasa yang baik dan benar sesuai KBBI dan ejaan yang disempurnakan,” kata Resi.

Sementara itu, Ketua PWI Provinsi Bengkulu Zacky Antony, SH mengatakan Kantor Bahasa Bengkulu sudah menjadi sahabatnya wartawan, ini karena telah rutin melaksanakan kegiatan bersama wartawan setiap tahunnya.

“Ini terbukti saat kami sampaikan tentang penyuluhan bahasa Indonesia kepada teman-teman wartawan ditanggapi sangat positif, dan sudah tidak asing lagi dengan teman-teman wartawan serta sudah akrab sangat dengan Kantor Bahasa Bengkulu,” ucap Zacky dalam sambutannya.

Ia menyampaikan karya pers juga perlu peningkatan kompetensi tentang pemakaian bahasa Indonesia yang baik dan benar.

“Ini agar media massa tersebut bisa lebih berkualitas dalam menulis berita dengan penggunaan bahasa Indonesia,” ujarnya.

Lanjutnya, pentingnya penyuluhan bahasa ini guna bisa menambah wawasan bagi insan pers soal penggunaan bahasa Indonesia.

“Mudah-mudahan dengan penyuluhan ini nantinya insan pers bisa memilih kata-kata yang baik dan benar sesuai KBBI saat menulis berita,” harapnya. (BM)