SERDANG BEGADAI, BMonline – 6 (enam) warga Kecamatan Dolok Masihul dan Kecamatan Perbaungan positif terpapar, Kabupaten Serdangbedagai (Sergai) masuk zona merah Corona Virus Disease (COVID-19).
Dari 6 orang yang positif COVID-19, empat orang merupakan warga Kecamatan Dolok Masihul yang masih terpaut satu keluarga, satu orang meninggal dunia dan tiga lainnya telah sembuh dan sudah beraktivitas normal, Sabtu (06/06/2020).
Sedangkan dua orang positif COVID-19 warga Kecamatan Perbaungan telah menjalani isolasi di RS Columbia Medan dan di RS GL Tobing Deliserdang.
Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas (Gustu) Percepatan Penanganan COVID-19 Sergai, H Akmal didampingi Kadis Kesehatan dr Bulan Simanungkalit dan Kabag Protokol dan Kompim Erfin Fachrurrazi, Jumat (5/6) di Posko Gustu di rumah Dinas Bupati di Jl. Negara No.300 Sei Rampah mengatakan, berdasarkan hasil test PCR yang disampaikan pihak RS Murni Teguh Medan, Kamis (4/6), satu orang warga Kecamatan Perbaungan, berjenis kelamin laki-laki berusia 29 tahun dinyatakan positif COVID-19.
“Dengan bertambahnya positif COVID-19, yang sebelumnya 5 kasus menjadi 6 kasus, maka Kabupaten Sergai masuk zona merah COVID-19,” terang H Akmal.
Menetap Di Medan
Warga Perbaungan yang dinyatakan positif COVID-19 imbuh Jubir, berinisial A, berjenis kelamin laki-laki, menetap dan bekerja di Kota Medan, pada Sabtu 23 Juni 2020 lalu, A bersama isteri dan anaknya datang ke Perbaungan ke kediaman orangtuanya, saat itu kondisinya sudah mengalami demam dan batuk-batuk.
“Pada Senin 25 Juni 2020, pria tersebut bersama isteri dan anaknya kembali ke Medan, selanjutnya Kamis (28/5) berobat ke RS Colombia Medan dengan keluhan demam, batuk dan pilek yang tidak kunjung sembuh, kemudian oleh pihak rumah sakit ditetapkan sebagai Pasien Dalam Pengawasan (PDP),” papar Akmal.
Selanjutnya sebut Akmal, tanggal 30 Mei, A menjalani pengambilan sampel swab untuk tes Polymerace Chain Reaction (PCR), setelah itu pihak RS Colombia mengirimkan sampel swabnya ke RS Murni Teguh untuk dideteksi menggunakan metode Kit For 2019 Novel Coronavirus (2019-nCoV) RNA dan metode RT-PCR ABI 7.500.
“Kemudian, Kamis (4/6) kemarin, hasil pemeriksaan terhadap yang bersangkutan diterima Gugus Tugas Sergai dan menunjukkan positif COVID-19, hingga saat ini, yang bersangkutan masih menjalani pengobatan dan isolasi di RS Colombia Medan,” terang H Akmal.
Dinkes Lakukan Tracing
Ditambahkan Jubir Gustu, menindaklanjuti kasus positif COVID-19 tersebut, Gustu Sergai melalui Dinkes melakukan antisipasi yakni melakukan tracing terhadap keluarga dan orang yang pernah melakukan kontak fisik dengan A dan melakukan penyemprotan disinfektan di sekitar rumah korban dan di sekelilingnya.
“ Pada 5 Juni 2020, Dinas Kesehatan akan melakukan tes swab terhadap keluarga dan orang yang memiliki riwayat kontak fisik dengan A yang positif COVID-19,” jelas Akmal.
Tiga Warga Dolok Masihul Sembuh
Kadis Kominfo Sergai ini juga menyampaikan, bahwa tiga orang warga Kecamatan Dolok Masihul yang terlebih dahulu positif COVID-19, dinyatakan telah sembuh setelah menjalani perawatan dan isolasi di RS GL Tobing Tanjung Morawa.
Setelah 14 hari menjalani perawatan dan isolasi di RS GL Tobing, ujar Jubir Gustu, 4 Juni kemarin sekira pukul 17.12 WIB Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara menyampaikan hasil bahwa ketiganya telah sembuh berdasarkan hasil swab yang sudah dilakukan dua kali berturut-turut dengan hasil negatif.
“Ketiga pasien yang dinyatakan sembuh, mengungkapkan rasa syukur dan terimakasih atas perhatian Pemkab Sergai, khususnya tim Gugus Tugas, yang sigap melakukan penanganan terhadap mereka sehingga dapat terselamatkan dari ganasnya pandemi COVID-19,” sebut Akmal.
Saat ini pungkas Akmal, ketiga pasien yang dinyatakan sembuh telah dipulangkan ke rumahnya di Kecamatan Dolok Masihul. Meski sudah bisa beraktivitas normal, namun tetap menjalankan protokol kesehatan di masa pandemi COVID-19 ini.
Penulis: (DODI ANTONI)
Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




Tinggalkan Balasan