Bengkulu, Berita Merdeka Online – Gabungan Ormas dan LSM Bengkulu Bersatu (GOLBE) melayangkan pemberitahuan aksi damai kepada Kapolres Kota Bengkulu terkait rencana unjuk rasa di depan kantor Balai Wilayah Sungai Sumatera VII dan Kejaksaan Tinggi Bengkulu, Selasa (3/3/2026).

Aksi tersebut digelar sebagai bentuk desakan kepada Kementerian Pekerjaan Umum (PU) agar melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja kepala balai di lingkungan BWS Sumatera VII Provinsi Bengkulu. Selain itu, massa juga meminta Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menelusuri aliran dana sejumlah proyek strategis yang dinilai bermasalah.

Massa GOLBE saat menyerahkan surat pemberitahuan aksi damai ke Polres Kota Bengkulu.

Koordinator aksi, Aprianto, menyebut pihaknya menemukan indikasi ketidaksesuaian kualitas pembangunan di beberapa proyek strategis yang berada di bawah kewenangan BWS Sumatera VII.

“Kami meminta kepala Ditjen di Kementerian PU segera melakukan evaluasi atau reshuffle terhadap seluruh kepala balai yang membawahi wilayah kerja di Bengkulu. Kami juga meminta PPATK menelusuri seluruh aliran dana proyek,” ujar Aprianto kepada media, Minggu (28/2/2026).

Dalam surat bernomor 382/GOLBE/BKL/II/2026 tertanggal 27 Februari 2026, disebutkan aksi akan berlangsung secara damai dan telah dilengkapi pemberitahuan resmi kepada pihak kepolisian.

Hingga berita ini diturunkan, pihak BWS Sumatera VII maupun instansi terkait belum memberikan keterangan resmi. Redaksi tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi sesuai Kode Etik Jurnalistik. (Anthonius)