PURWOREJO – Kebersamaan antara prajurit TNI dan masyarakat tampak begitu kuat dalam pelaksanaan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Kodim 0708/Purworejo di Desa Watuduwur, Kecamatan Bruno, Kabupaten Purworejo, Sabtu (18/7/2026).

Dengan semangat gotong royong, personel Satgas TMMD bersama warga bekerja berdampingan menyelesaikan pengecoran jalan yang menjadi sasaran utama program tersebut.

Pembangunan jalan sepanjang 1.392 meter ini akan menjadi akses penting yang menghubungkan Desa Watuduwur dengan Kecamatan Kalibawang, Kabupaten Wonosobo.

Kehadiran jalan tersebut diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga, mempermudah distribusi hasil pertanian, sekaligus membuka peluang peningkatan perekonomian masyarakat di kawasan perbatasan.

Komandan Satgas TMMD Reguler ke-129 Kodim 0708/Purworejo, Letkol Inf Ketut Hendra Budihardja, menegaskan bahwa TMMD bukan sekadar program pembangunan fisik.

Menurutnya, kegiatan ini juga menjadi wadah mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat melalui budaya gotong royong yang telah lama menjadi ciri khas bangsa Indonesia.

Ia menyampaikan, setiap proses pembangunan yang dilakukan bersama mencerminkan semangat persatuan, kepedulian, dan kebersamaan.

Kolaborasi tersebut menjadi bukti bahwa pembangunan desa akan lebih cepat terwujud ketika seluruh elemen masyarakat saling mendukung.

Partisipasi aktif warga Desa Watuduwur, lanjutnya, memberikan motivasi tersendiri bagi personel Satgas TMMD dalam menyelesaikan seluruh target pekerjaan.

Kekompakan yang terjalin selama pelaksanaan kegiatan menjadi modal penting untuk menyukseskan program sekaligus mempererat hubungan emosional antara TNI dan masyarakat.

Selain mempercepat proses pembangunan, budaya gotong royong yang terus dipelihara selama TMMD juga dinilai mampu menumbuhkan rasa persaudaraan, kepedulian sosial, dan tanggung jawab bersama terhadap hasil pembangunan.

Melalui program ini, diharapkan infrastruktur yang dibangun dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat Desa Watuduwur.

Tak hanya menghadirkan akses jalan yang lebih baik, TMMD juga meninggalkan nilai kebersamaan yang diharapkan terus hidup dan menjadi budaya dalam membangun desa secara mandiri.


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.