Bengkulu, Beritamerdekaonline.com – Gubernur Bengkulu bersama unsur Forkompinda memantau harga dan stok komoditas pokok di Pasar Panorama terutama minyak goreng curah.
“Khusus pagi ini kita menyaksikan bersama unsur Forkompinda stok minyak goreng curah sudah masuk di pasar panorama dan pasar minggu dengan harga perkilo Rp 15.500 kalau perliter Rp 14.000, dan nanti kita akan dipasang spanduk dengan kepala pasar dimana titik-titik pusat penjualan, dan silahkan para pengecer menjual dengan harga yang tersebut, pengecer ngambil ke pihak distributor mungkin selisih sekitar Rp 1.000 untuk keuntungan pedagang pengecer,” ujar Gubernur, Selasa (05/04) pagi.
Gubernur juga mengajak insan pers dan semua stakeholder untuk mengawal minyak goreng ini dan komoditas pokok lainnya.
“Karena ini menjadi kebutuhan yang sangat penting di awal ramadan. Sementara tadi juga memantau komoditas pokok lainnya seperti beras, daging, ayam potong, dan telur, ini stoknya cukup, jadi masyarakat tidak perlu khawatir dan panik dengan situasi tersebut, kalau soal harga itu situasional saja saat mau lebaran, mau bulan puasa itu memang mengalami peningkatan itu memang mekanisme pasar,” ujar Gubernur Rohidin.
Senada itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bengkulu Yennita Syaiful mengatakan stok minyak goreng curah masuk ke Kota Bengkulu ada 16 ton yang akan didistribusikan di pasar panorama dan pasar minggu.
“Jadi pedagang pengecer menjual minyak goreng curah harus di harga eceran tertinggi (HET). PPI juga sudah memesan 50 ton minyak goreng curah yang akan masuk ke Provinsi Bengkulu. Nah, informasinya hari Rabu akan masuk lagi 16 ton untuk di Kabupaten, memang belum semua kabupaten, jadi jika banyak permintaan stok minyak goreng curah nanti akan ditambah. Mudah-mudahan stok minyak goreng curah bisa memenuhi kebutuhan masyarakat khususnya UMKM,” harapnya.(Adv)



Tinggalkan Balasan