Aceh Timur, BMonline – Sudah 2 pekan virus corona atau covid 19 melanda Indonesia, termasuk Aceh Timur. Namun perusahaan migas yang beroperasi di Aceh Timur PT ME&P Malaka sepertinya masih tutup mata bahkan tanpa malu mengatakan menunggu Perintah dari Pusat, Sementara indonesia sudah di memasuki status siaga Virus Covid-19. 31/03/20

Menurut amatan wartawan di lapangan Jangankan menyalurkan bantuan Alat PD untuk tenaga Medis yang sangat diperlukan di Rumah Sakit Aceh Timur, Masker untuk warga lingkar tambangpun enggan mereka bagikan.

Wartawanpun sudah beberapa kali menghubungi Humas PT ME tersebut,
Namun para humas tersebut hanya bisa menjawab “kami lagi menunggu Intruksi dari pusat, dan mengenai pernyataan resmi untuk wartawanpun kami juga lagi menunggu realise dari pusat”, yang jadi pertanyaannya apa dong tugas humas lokal PT ME ini, kalau segala sesuatu harus menunggu keputusan dari pusat.

Hasil pantauan di lapangan Kondisi yang lebih memprihantinkan lagi, dimana salah satu jalur masuk covid 19 ini adalah adanya warga atau pekerja yang keluar masuk aceh, baik dari luar negeri, maupun dari luar Aceh itu sendiri, dan pihak perusahaan PT ME masih melakukan systim ini, dimana karyawannya masih berlaku sistim kerja on-off, ketika mereka sedang off maka mereka kembali ke kampung halamannya masing-masing,

dan ketika sedang on mereka akan bekerja di PT ME tersebut, kondisi ini bisa jadi jalur masuknya virus corona.

Namun sampai saat ini kita masih menunggu jawaban pasti dari perusahaan raksasa ini, tentunya jawaban dari pusat, karena humas lokal memang tidak diberi wewenang menjawab perihal krusial ini. (MR)


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.