Kutacane, Berita Merdeka Online – Masyarakat Aceh Tenggara igin belanja ke Pasar murah yang digelar oleh Dinas Perdangangan Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disdangperinaker) di instruksikan mengikuti Protokol Kesehatan (Prokes), Jum’at 28/05/2021 di pasar rakyat Terutung Payung Kecamatan Bambel.

Kepala Disdangperinaker Ramisin, melalui Adam Malik, kordinator tim II pasar murah mengatakan bagi masyarakat yang ingin belanja kita instruksikan memakai masker dan jaga jarak, sesuai dengan instruksi Bupati Aceh Tenggara Raidin Pinim, nomor : 365/INSTR/2021.

Menyebutkan pada poin 5 dan 6 melaksanakan penerapan prokes diseluruh pasar tradisional, pasar modren, toko-toko, warung-warung dengan memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, yang berlaku kepada pedagang/ penjual maupun pembeli.

Dan melaksanakan prokes untuk usaha/penjual grobak sorong, pedagang-pedagang kecil lainnya dengan memakai masker dan menjaga jarak, sebut Adam

Selain itu, masyarakat yang ingin belanja ke pasar murah yang tidak pakai masker akan kita berikan masker, dan pelaksanaan dilapangan pasar murah tersebut tidak satu tempat tetapi berpindah-pindah (Nomaden), untuk menghindari kerumunan.

” kegiatan ini untuk mengstabilkan harga di pasar kepada masyarakat dan meningkatkan perekonomian masyarakat”, katanya

Sementara Lela, warga Terutung Payung menyebutkan pasar murah yang digelar oleh Disdangperinaker itu sangat membantu masyarakat dimasa pendemi covid-19 sekarang ini, dimana harga yang dipasarkan oleh dinas itu lebih murah dari pada pasar, seperti gula pasir 1kg harga di pasar mencapai 15 ribu sampai 16 ribu, sedangkan dipasar murah itu hanya 10 ribu perkilo, ucapnya (Basri)


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.