Purwakarta, beritamerdekaonline.com — Sempat ditutup akibat adanya penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada sejumlah hewan ternak, Pasar hewan/ingon-ingon Ciwareng Kabupaten Purwakarta kembali dibuka.
Sebelumnya, Pemkab Purwakarta melakukan penutupan sementara pada pasar ingon-ingon Ciwareng dari tanggal 27 Mei hingga 11 Juni 2022.
Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika mengatakan, pasar hewan ini kembali dibuka melalui berbagai pertimbangan.
Pertimbangan pertama adalah setelah melihat di lapangan Purwakarta zero kasus kematian penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan sapi, meski ada 8 positif dan 68 suspek.
“Tapi dari jumlah itu 21 sapi telah dinyatakan sembuh, jadi ternyata trennya sangat baik,” terang Anne, Senin 13 Juni 2022.
Kemudian, pertimbangan kedua mengenai kebutuhan hewan kurban di Purwakarta kurang lebih 1. 200 ekor sapi yang dibutuhkan selama pelaksanaan terhitung tiga hari.
“Atas dasar kedua hal itu kami memutuskan Pasar Ingon-ingon Ciwareng kembali dibuka,” jelasnya.
Untuk menjamin kesehatan hewan ternak, Anne mengaku siagakan 70 petugas pemeriksaan hewan akan disebar dan Tim Satgas PMK lintas sektor, Tim Satgas PMK ini tidak hanya di dinas perikanan dan peternakan melainkan terdiri dari dokter hewan.
“Yang 70 petugas itu para dokter hewan dan para medis,” ungkapnya.
Anne menyebut hewan kurban yang keluar di pasar ini akan diperiksa terlebih dahulu, pertama sebelum pemotongan dan kedua setelah pemotongan oleh tim di lokasi.
“Jadi hewan yang dibeli masyarakat untuk kebutuhan kurban sudah ada sertifikat sehatnya,” tandasnya.
Editor : Kang yana




Tinggalkan Balasan