Redelong (NAD) Berita Merdeka Online — Pemerintah Kabupaten Bener Meriah, hari Senin (30/1/2023) melakukan paparan pembahasan daftar Proyek KPBU Potensial Rumah Sakit ( RS) oleh Tim Kemenkeu, Bappenas dan PT. PII di hadapan Pj. Bupati dan Forkopimda serta Plt. sekda, Asisten dan Jajaran Dinas terkait yang berlangsung di aula Pendopo Bupati Bener Meriah.
Pj. Bupati Bener Meriah Drs. Haili Yoga, menyambut baik tindak lanjut dari JKDN Aceh yang cukup cepat direspon oleh berbagai pihak terutama tim dari Kemenkeu,Bappenas dan PT. PII selaku BUMN penjamin dari Menteri Keuangan dan mengucapkan selamat datang ke Bener Meriah negeri penghasil kopi terbaik di belahan dunia itu.
Dalam sambutannya, Haili Yoga juga menyatakan bahwa dirinya sangat yakin bahwa pembangunan RS Syariah tersebut sangat ditunggu oleh masyarakat Bener Meriah dimana Rumah Sakit Muyang Kute saat ini tidak layak lagi untuk ditempati karena letak dan lokasi tidak memadai, katanya.
Selain itu, Pj. Bupati menjelaskan Bupati dan DPRK serta Forkopimda dan Forkopimda plus sangat setuju adanya rumah sakit yang resprentatif untuk masyarakat Bener Meriah, terangnya.
Sementara dari Kemenkeu RI Bapak Brahmantio menyambut baik komitmen dari pemerintah daerah apalagi antusias dari Pj. Bupati dan DPRK dalam mendukung terlaksananya Proyek KPBU Potensial dalam hal ini pembangunan Rumah Sakit Syariah pertama di Indonesia ” Ini merupakan pilot projek pertama berbasis dana Syariah di Indonesia ” Terang Brahman.
Seusai, pemaparan pembahasan Proyek KPBU RS di Pendopo Bupati Bener Meriah, rombongan langsung kelapangan meninjau Rumah Sakit Muyang Kute, dan calon lokasi Proyek Pembangunan RS tersebut di daerah kecamatan Weh Pesam tepatnya di daerah Wonosobo dan makan di kebun kopi Pj. Bupati Bener Meriah. (Man)
Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


Tinggalkan Balasan