Padang Panjang, Beritamerdekaonline.com — Kegiatan temu tokoh masyarakat dan audien yang digagas oleh LSM FKP (Forum Komunikasi PALANTA (Pendidikan Alam Nan Takambang) yang menghadirkan narasumber Indra Gusnadi, S.E., M.Si., di Sultan Meeting Hall Bancalaweh, Sabtu malam 23/09/2023. Acara tersebut dihadiri oleh para pelaku pasar, tokoh masyarakat dan para Bacaleg dari berbagai partai politik peserta pemilu 2024.

Drs. Dalius Rajab, M.Pd., selaku sekretaris FKP kepada media BMO mengatakan, bahwa acara ini adalah inisiasi dan keinginan sendiri dari sebuah lembaga Forum Komunikasi Palanta yang peduli dengan keadaan dan kondisi Padang Panjang saat ini, tanpa sponsor, murni dari iyuran peserta.

“Maksud kita menggelar acara ini, menciptakan tokoh-tokoh yang peduli Padang Panjang, karena kita mengamati terjadi persoalan-persoalan isu strategis yang sangat bermasalah di kota ini dan itu kita dapatkan dari berbagai seminar yang kita lakukan, ada beberapa kesimpulan bahwa kota Padang Panjang ini sedang dalam keadaan tidak baik-baik saja, dari dasar itulah kita mengadakan pertemuan-pertemuan seperti ini, tujuannya bagaimana supaya masyarakat tadi timbul rasa cintanya kepada Padang Panjang, sehingga bisa menjadi tokoh peduli Padang Panjang nantinya”.

“Perlu kita bangun kembali sinergitas dari berbagai elemen masyarakat yang ingin memperbaiki kondisi ini untuk generasi kedepan, kondisi yang tidak baik ini kalau kita wariskan kepada generasi kita, ini akan menjadi persoalan yang kronis kedepannya nanti, sementara semboyan kita kota pendidikan, kota serambi Mekkah, kota persinggahan, saya katakan itu sudah hilang dan tidak berpotensi saat ini, kita tidak bisa menyalahkan ekonomi global kalau kita tidak serius membenahi kampung kita sendiri, itu sebetulnya yang kita bangkitkan”. kata Dalius Rajab.

“Harapan kita kedepan, ini akan kita telorkan di 2024, kita akan titipkan menjadi rekomendasi dalam penyusunan RJPD Padang Panjang di 2025-2045 yang akan disusun nantinya oleh Pemerintah Kota, kita akan masukkan semua diskusi ini kedalam”.

“Kemudian yang kedua, kita akan titipkan ini kepada Walikota terpilih nantinya, ketika ini tidak mereka jalankan, forum ini nanti yang akan menyuarakan, jika Walikota dan DPR tidak melakukan apa yang disuarakan oleh masyarakat, ini barometer yang akan kita munculkan kedepan”. ucap Dalius Rajab.

Dalius Rajab juga mengatakan, ini merupakan bentuk reel yang akan kita luruskan kedepan, kita bicara tentang Padang Panjang, tentu mereka sebagai Eksekutif dan Legislatif harus menjawab pertanyaan yang kita berikan, kalau tidak janganlah jadi pemimpin, kalau tidak mau bertanggung jawab. Ia juga menyampaikan ini adalah pertemuan yang ke dua dan akan ada lagi pertemuan seri berikutnya. (CN)


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.