SEMARANG, Berita Merdeka Online – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang berencana menaikkan Biaya Operasional Kendaraan (BOK) bagi operator Bus Rapid Transit (BRT) Trans Semarang. Rencana ini bertujuan meningkatkan kualitas layanan dan mempercepat peremajaan armada bus yang telah beroperasi selama bertahun-tahun.

Kepala BLU Trans Semarang, Haris Setyo Yunanto, menyebutkan bahwa kenaikan BOK akan memberi ruang bagi operator untuk menjaga kondisi armada tetap prima.

“BOK yang memadai memungkinkan operator melakukan perawatan lebih optimal dan mempercepat peremajaan bus. Hal ini akan mengurangi risiko masalah seperti asap hitam, kebakaran, hingga mogok di jalan,” tutur Haris, pada Rabu, 15 Januari 2025.

Saat ini, terdapat 305 unit bus Trans Semarang, termasuk armada milik pemerintah yang telah digunakan selama delapan tahun.

Haris menekankan bahwa peremajaan sangat dibutuhkan untuk menjaga kenyamanan dan keselamatan masyarakat.

“Melalui kenaikan BOK, Dishub berharap dapat menyediakan layanan transportasi yang lebih aman, nyaman, dan andal bagi warga Kota Semarang,” ujar Haris.

Dishub Kota Semarang berencana menaikkan Biaya Operasional Kendaraan (BOK) bagi operator Bus Rapid Transit (BRT) Trans Semarang.

Dukungan DPRD Kota Semarang
Dishub akan melakukan kajian mendalam mengenai rencana kenaikan BOK pada akhir Januari 2025. Kajian ini akan melibatkan berbagai pihak terkait, termasuk DPRD Kota Semarang.

Ketua Komisi C DPRD Kota Semarang, Rukiyanto, menyambut baik inisiatif ini dan menilai peremajaan armada sebagai kebutuhan mendesak.

“Kami mendukung rencana kenaikan BOK untuk operator BRT Trans Semarang. Harapannya, langkah ini akan meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna layanan BRT, sekaligus memperbaiki kualitas transportasi publik di Semarang,” ujar Rukiyanto.

Selain untuk peremajaan armada, kenaikan BOK juga diharapkan dapat menciptakan hubungan harmonis antara pemerintah dan operator BRT. Dishub menilai bahwa kerja sama yang solid dengan operator akan menjadi kunci dalam meningkatkan pelayanan transportasi publik yang berkelanjutan.

SOLUSI TRANSPORTASI BERKELANJUTAN
Melalui kenaikan BOK, Dishub Kota Semarang optimis BRT Trans Semarang dapat memenuhi kebutuhan transportasi masyarakat dengan layanan yang lebih baik.

Langkah ini juga dipandang sebagai upaya pemerintah untuk menciptakan sistem transportasi yang lebih ramah lingkungan dan efisien.

Dengan adanya dukungan dari DPRD dan operator, Dishub berkomitmen menjadikan BRT Trans Semarang sebagai solusi transportasi publik andal yang terus berkembang dan berinovasi.

Perbaikan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kenyamanan pengguna, tetapi juga memberikan dampak positif pada mobilitas masyarakat Kota Semarang secara keseluruhan.(day)