Malaka, BMon | Berita Merdeka online – Upaya menjalin hubungan kemitraan antara media dengan instansi Kepolisian diwilayah Malaka, wartawan BMon melakukan silaturahmi di Mapolsek Wewiku, Kabupaten Malaka, Kamis (7/10/2021).
Pertemuan dan bincang-bincang santai bersama Kapolsek Wewiku ini bertujuan, selain untuk menguatkan silaturahmi juga guna menjalin kemitraan antara media bersama instansi Kepolisian di berbagai wilayah Polres Malaka.
Mengingat wartawan dan media merupakan mitra Polri dalam hal apapun. Terkait pemberitaan kepada masyarakat dan juga membantu tugas kepolisian dalam mentransfer informasi dan juga untuk mencegah informasi hoax.
Dalam bincang santai tersebut, Kapolsek Wewiku Ipda Andri, berharap agar media dapat membantu mengedukasi masyarakat melalui tulisan, postingan, ataupun himbauan untuk mewaspadai informasi hoax, provokatif dan paham radikal.
Polsek Wewiku Polres Malaka, meskipun berada di satu wilayah paling ujung di sisi timur Propinsi Nusa Tenggara Timur, namun wilayah tersebut boleh dikata sangat aman, nyaman dan kondusif, masyarakatnya juga tenang dan sangat guyup.
Keamanan dan ketertiban wilayah tersebut sangat dipicu oleh rasa kebersamaan yang tinggi pada masyarakatnya. Mereka saling mendukung satu sama lain dalam berbagai macam kegiatan, dan sifat kegotong royongan sangat tertanam di wilayah tersebut, terutama terkait Kamtibmas dan juga yang lain.
Seperti yang dikisahkan oleh Kapolsek kepada wartawan BMon.com, saat bincang – bincang santai tersebut.
Menurutnya, selama ini di wilayah Kecamatan Wewiku ini jarang sekali terjadi tindak kriminal. “Bahkan hampir zero incident,” pungkasnya
Kecamatan Wewiku, Kab. Malaka yang terkenal dengan adar budayanya, adalah salah satu kecamatan yang cukup luas wilayahnya, dengan jumlah desa sebanyak kurang lebih 12 desa/kelurahan, dan rata – rata mata pencaharian masyarakatnya adalah sebagai nelayan dan petani.
Sementara itu, salah satu warga setempat, mengatakan, bahwa selama ini kinerja anggota Polsek Wewiku dibawah Nakhoda Ipda Andri bisa diacungi jempol.
“Segala permasalahan dapat diatasi kaka, jarang terjadi masalah yang tergolong sulit diatasi, ya namanya di desa ya harus guyup dengan mengedepankan gotong royong,” ujarnya. (Roy Saba-Korwil NTT)
Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




Tinggalkan Balasan