Berita Merdeka Online, Majalengka – Kendaraan yang melintas di jalur jalan provinsi antara kecamatan Maja ke kecamatan Telaga menerapkan sistem buka tutup akibat longsor.

Longsor terjadi di wilayah Desa Wanahayu, Kecamatan Maja dan wilayah Desa Cimeong, Kecamatan Banjaran.

” Akibat ada tebing setinggi 25 meter yang longsor, sehingga menutup saluran air mengakibatkan air meluap kepermukaan jalan dan mengikis sisi jalan sebelah kanan hingga menimbulkan longsor pondasi jalan tersebut,” kata Kasi Kedaruratan BPDB.

” Saluran air yang tertutup sudah dibuka kembali dan kita tambah tanah sisi jalan yang amblas,” ujarnya.

Bukan hanya jalan, sejumlah rumah di desa Panyindangan Kecamatan Banjaran terkena longsor juga, dan diketahui mengalami rusak parah.

Bupati Majalengka Karna Sobahi mengatakan dari laporan Camat ada beberapa rumah yang tidak dapat lagi untuk dilakukan perbaikan karena hancur diterjang longsor.

” Ada rumah yang sudah tidak lagi dapat dihuni, mungkin kami akan relokasi, ” kata Karna Sobahi saat meninjau lokasi longsor, Senin (13/12/2021).

Lanjutnya, ” nanti akan dicarikan lahan lahanya yang ada di wilayah didekat sini, masalah anggaran ada di Dinas RUMKINTAN, ” ujar Karna.

Masyarakat Panyindangan merasa terbantu dan berharap dengan datangnya Bapak Bupati Karna Sobahi pembangunan cepat terealisasi. (MH)


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.