Berita Merdeka online, Takengon – Penggunaan ring politik dan media (Cetak, Online, Masseger, Tuwiter, face book dan lain-lain alat media digital lainnya) saat ini paling tepat sebagai sarana untuk menyampaikan pesan – pesan ke publik.

Hal itu, diungkapkan Bupati Aceh Tengah Drs. Shabela Abubakar, disaat konfrensi pers bersama para wartawan berlangsung di oprom sekretariat kantor bupati setempat, Kamis (16/12/2021).

Menurut Shabela, perkembangan dunia era digitalisasi atau transparansi sekarang ini, untuk menyampaikan pesan atau program yang diingin di wujudkan oleh berbagai kalangan, termasuk pemerintah.

Oleh karenanya, perlu diketahui secara bersama politik dengan underbownya dengan mesin- mesin yang ada akan sangat membantu dalam menjalankan program begitu juga dengan media cetak, televisi, radio, online, massenger, facebook, tuwiter dan lain sebagainya dapat menyampaikan pesan ke publik, katanya.

Begitu juga dengan informasi yang berkembang saat ini, tentang covid- 19 baik penanggulangan dan penyebarannya diberbagai negara di dunia, tanpa media kita tidak tau dengan apa yang terjadi diberbagai belahan dunia ini, dengan media kita terasa dekat, tanpa sekat dan dengan informasi kita dapat mengatasi persoalan lebih awal, lebih tepat dan cepat, Pungkasnya.

Dihari yang sama Sekda Aceh Tengah Subhady menyatakan dalam rangka mewujudkan hard Immunity pihaknya telah bekerjasama dengan segenap stik holder yang telah mengantarkan Aceh Tengah merupakan satu-satunya Kabupaten atau satu dari tiga Kabupaten/Kota di Provinsi Aceh yang berada di Zona PPKM Level 1.

Sekda mengatakan, penurunan status ke arah yang kondusif tersebut tidak terlepas dari berhasilnya penekanan angka penularan Covid-19 yang ditandai dengan tidak menerima satupun kasus positif atau zero case sejak November, serta produktifitas pencapaian target vaksinasi yang telah mencapai 52,5 persen.

“Hal ini tentu saja tidak terlepas dari peran dan partisipasi dari seluruh pihak yang ada, terutama para nakes di Puskesmas dan jajaran Kepolisian serta Kodim yang gencar melaksanakan vaksinasi masal,” sebut Subhandhy.

Namun, dilanjutkannya sesuai dengan instruksi pemerintah atasan, hingga akhir tahun 2021, 70 persen dari total sasaran vaksin covid-19 harus telah memenuhi target.

“Artinya, target 70 persen dari total sasaran vaksin sebanyak 163.041 orang, hingga akhir Desember ini wajib dapat kita capai,” sebut Sekda. (Man)