Bengkulu, Beritamerdekaonline.com – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Bengkulu periode 2026–2031 resmi menerima Surat Keputusan (SK) kepengurusan dari DPD Partai Golkar Provinsi Bengkulu. Kepengurusan baru tersebut dipimpin oleh Ketua Mardensi, S.Ag., M.Pd., Sekretaris Zainal Abidin Tuatoy, dan Bendahara Siti Amina.

Usai menerima SK, jajaran pengurus DPD Partai Golkar Kota Bengkulu langsung menggelar Rapat Pleno I yang berlangsung di Sekretariat DPD Partai Golkar Kota Bengkulu, Jalan Beringin, Padang Jati, Kota Bengkulu, sebagai langkah awal konsolidasi organisasi dan penyusunan program kerja lima tahun ke depan.
Ketua DPD Partai Golkar Kota Bengkulu, Mardensi, mengatakan bahwa Rapat Pleno I menjadi momentum penting untuk memulai pelaksanaan tugas kepengurusan baru setelah diterbitkannya SK oleh DPD Partai Golkar Provinsi Bengkulu.
“Hari ini merupakan permulaan bagi kami melaksanakan Pleno I. Dalam rapat tadi, kami membagikan SK kepada seluruh pengurus, menyampaikan program-program ke depan, sekaligus menyosialisasikan kondisi dan arah Partai Golkar kekinian,” ujar Mardensi, Rabu (03/6/2026).
Ia menjelaskan, setelah seluruh pengurus menerima SK dan memahami tugas masing-masing, setiap bidang yang dipimpin oleh para wakil ketua diminta segera menyusun program kerja yang akan menjadi pedoman pelaksanaan kegiatan organisasi.
Menurutnya, agenda berikutnya adalah memperkuat struktur partai hingga ke tingkat bawah melalui pelaksanaan musyawarah kecamatan (Muscam) untuk memilih ketua dan pengurus tingkat kecamatan. Setelah itu, proses akan dilanjutkan dengan pembentukan kepengurusan tingkat kelurahan melalui musyawarah kelurahan (Muslur).
“Setelah struktur kecamatan terbentuk, kami akan melaksanakan pembentukan kepengurusan di tingkat kelurahan. Dengan demikian, mesin partai dapat bergerak secara maksimal hingga ke tingkat paling bawah,” jelasnya.
Dalam rapat tersebut, pengurus juga membahas persoalan inventaris organisasi. Mardensi mengungkapkan bahwa melalui keputusan pleno, pihaknya akan menyurati kepengurusan sebelumnya guna meminta penjelasan terkait keberadaan aset dan inventaris milik DPD Partai Golkar Kota Bengkulu.
“Kami tidak membahas apakah barang tersebut rusak atau masih baik. Yang kami pertanyakan adalah keberadaan inventaris organisasi. Karena aset tersebut merupakan milik partai, bukan milik pribadi, sehingga perlu dilakukan pendataan dan inventarisasi secara jelas,” tegasnya.
Selain konsolidasi internal, DPD Partai Golkar Kota Bengkulu juga mulai menyusun strategi politik menghadapi Pemilu mendatang. Salah satu target yang dicanangkan adalah meraih enam kursi di DPRD Kota Bengkulu.
Mardensi menilai target tersebut realistis apabila seluruh struktur partai dapat bekerja secara terorganisasi dan solid. Untuk itu, pihaknya akan fokus menghidupkan kembali mesin partai melalui konsolidasi berjenjang mulai dari tingkat kota, kecamatan, kelurahan hingga akar rumput.
“Kami menargetkan enam kursi DPRD. Langkah yang akan dilakukan adalah memperkuat konsolidasi sampai ke tingkat kelurahan dan lingkungan masyarakat. Selama ini sering kali beban kemenangan hanya diberikan kepada para calon legislatif. Ke depan, mesin partai harus bergerak bersama-sama,” katanya.
Ia optimistis target tersebut dapat tercapai apabila seluruh struktur partai terbentuk dan aktif menjalankan program organisasi secara berkelanjutan.
Terkait pelantikan kepengurusan baru, Mardensi mengatakan pihaknya masih menunggu jadwal dari DPD Partai Golkar Provinsi Bengkulu. Berdasarkan informasi yang diterima, pelantikan kemungkinan akan dilaksanakan pada Juni atau Juli secara serentak di seluruh kabupaten dan kota se-Provinsi Bengkulu.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa pengurus tidak perlu menunggu pelantikan untuk mulai bekerja. Menurutnya, dasar hukum kepengurusan telah sah sejak diterbitkannya SK.
“Pelantikan hanya bersifat seremonial. Yang terpenting saat ini adalah menjalankan tugas dan bekerja sesuai amanat yang tertuang dalam SK. Karena itu, kami langsung bergerak melakukan konsolidasi dan menyusun program kerja organisasi,” tutup Mardensi.

Tinggalkan Balasan