Bengkulu Tengah, Beritamerdekaonline.com – Pemerintah Desa Curup, Kecamatan Merigi Sakti, Kabupaten Bengkulu Tengah menggelar penyaluran bantuan langsung tunai dana desa (BLT-DD) kepada 48 kepala keluarga penerima manfaat (KPM) dari bulan ke 4 dan ke 6 tahun 2022, di kantor Desa Curup, Rabu (22/06) pagi.
Kepala Desa Curup Hastomo Arbi, S.I.Kom mengatakan pemerintah pusat, daerah hingga pemerintah desa dalam menyalurkan bantuan ini, tentu bertujuan meringankan beban ekonomi masyarakat dampak dari Covid-19, yang masih melanda dunia hingga indonesia.
“Kembali saya harapkan dengan ada bantuan ini masyarakat bisa untuk membeli sembako dan selalu taat imbauan pemerintah terkait Protkes Covid-19, walaupun sudah ada kelonggaran dari pihak pemerintah,” ujar Kades.
Dirinya bersama BPD serta tim yang hadir juga berpesan terhadap masyarakat penerima bantuan BLT-DD untuk menggunakan bantuan tersebut sebaik-baik mungkin, bukan untuk beli HP atau yang tidak bermanfaat lainnya.
“Selain itu, saya juga berharap terhadap seluruh masyarakat Desa Curup, secara bersama-sama memerangi virus corona dan mengikuti vaksinasi baik ke 1, 2 dan Booster. Mudah-mudahan Covid-19 ini bisa segera berakhir seiring juga dengan pertumbuhan ekonomi masyarakat yang mulai kembali membaik,” harap Kades Curup Hastomo Arbi.
Penebaran Benih Ikan

Pemerintah Desa Curup guna menumbuhkan kembali perekonomian desanya usai dilanda pandemi Covid-19, Pemdes Curup melakukan penebaran benih ikan ke dalam kolam masyarakat Desa Curup yang telah disiapkan.
Kepala Desa Curup Hastomo Arbi, S.I.Kom mengatakan penebaran benih ikan ini guna mendukung ketahanan pangan desa di tengah masih melandanya virus Covid-19.
“Benih ikan yang kita tebar, ikan nila 10.000 benih dan ikan lele 5.000 benih, salah satu tujuan penebaran benih ikan untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat desa,” ujar Kades, Kamis (23/06).
Sosialisasi Pencegahan dan Penanganan Covid-19

Selain itu, upaya Pemerintah Desa Curup guna menekan penyebaran virus covid-19, Pemdes Curup menggelar Sosialisasi Pencegahan dan Penanganan Covid-19 berkerja sama dengan instansi terkait.
Kepala Desa Curup Hastomo Arbi, S.I.Kom mengatakan acara sosialisasi ini dilaksanakan supaya menambah pemahaman masyarakat desa untuk tidak mengabaikan begitu saja tentang bahaya virus Covid-19, walaupun kondisi sekarang di Bengkulu Tengah yang terpapar Covid-19 sudah mulai mereda.
“Protokol kesehatan kita tidak boleh kendur, prokes tetap harus dijaga karena Covid-19 di Indonesia belum sepenuhnya hilang,” imbuhnya, di kantor Desa Curup, Selasa (28/06).
Selain itu, Pemerintah Desa Curup juga telah menyiapkan vaksinasi jika masih ada warganya yang dibelum divaksin.
“Upaya mengantisipasi penyebaran virus Covid-19 ini, kita juga mengadakan vaksinasi dosis 1, 2 dan booster bagi masyarakat kita yang belum divaksin, serta kami sudah menyiapkan ruang isolasi sebagai upaya penanganan virus covid-19 jika ada yang terpapar. Mudah-mudahan kita berharap virus Covid-19 ini bisa hilang,” ujar Hastomo. (BM)




Tinggalkan Balasan