Redelong – Pembangunan tanpa data ibarat berjalan tanpa tujuan. Semua upaya menjadi tidak efisien dan efektif. Oleh karena itu, perlu data berintegritas yang diwujudkan dari proses koordinasi lintas sektoral, baik intra maupun antar instansi atau lembaga pemerintahan.
Hal itu disampaikan Bupati Bener Meriah, Tgk. H. Sarkawi saat membuka Focus Group Discussion (FGD) “Mewujudkan Data Bener Meriah Menuju Satu Data Indonesia” yang diadakan Badan Pusat Statistik Bener Meriah, Aceh, Jum’at (25/10/2019) di Gedung Empu Beru, Komplek Perkantoran Pemkab Bener Meriah.
Bupati menuturkan data merupakan titik awal dari segalanya. Perencanaan pembangunan membutuhkan data-data yang lengkap dan terkini. Data berfungsi sangat strategis sebagai dasar untuk membuat suatu perencanaan, sebagai dasar untuk membuat keputusan, sebagai alat pengendali terhadap pelaksanaan suatu kegiatan dan sebagai dasar evaluasi suatu kegiatan.
Bupati Bener Meriah mengajak semua untuk mendukung terlaksananya FGD demi mewujudkan data Bener Meriah menuju satu data Indonesia. Pada tahun mendatang dapat memberikan data yang akurat dan tepat untuk publikasi Bener Meriah dalam angka 2020.
Bupati meminta koordinasi intensif antara BPS, BAPPEDA dan stakeholder terkait harus dilanjutkan secara berkesinambungan. “Mari mensinkronkan data agar menghasilkan data yang akurat dan berintegritas tinggi sehingga tujuan publikasi berupa pemanfaatan data oleh berbagai pihak dapat tercapai sesuai harapan,” pesan Bupati Bener Meriah Tgk. H. Sarkawi.
Kegiatan FGD tersebut diisi narasumber Kadis Kominfo Bener Meriah, Irmansyah, S. STP., M.Si dan dari Sekretaris Bappeda Bener Meriah, M. Junaidi, S.E, M.Si (Man)
Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



Tinggalkan Balasan