BANGKA, Berita Merdeka Online — Himpunan Pemuda Bangka (HMB) menyatakan bahwa pihaknya tetap berada diposisi pendukung penuh Polri.

Hal tersebut diungkapkan Ketua Himpunan Pemuda Bangka (HMB), Bayu Putra saat ditemui awak media. Senin (19/09/2022).

“Semua institusi pasti memiliki masalah, jika kita tidak mendukung Polri berarti memperburuk situasi di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).”ujarnya.

Ia mengatakan, bahwa masyarakat Indonesia masih membutuhkan dan perlindungan Polri dalam mencegah tindakan kriminal dan lain-lainnya.

“Tak elok terus2an kita mencaci maki Polri. Kalau tidak ada Polri, entah jadi apa negara ini, bisa jadi negara ini bakal hancur lebur.”ungkapnya.

Sebelumnya ramai diberitakan, Agustus lalu, lembaga Survei Indikator Politik Indonesia merilis hasil survei persepsi publik terhadap Polri, pasca mencuatnya kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J oleh mantan Kadiv Propam Polri, Irjen Ferdy Sambo.

Hasilnya, ada penurunan kepecayaan masyarakat kepada Polri setelah peristiwa pembunuhan Brigadir J.

Survei Indikator menyebut pada Mei 2022 kepercayaan masyarakat kepada Polri berada pada tingkat 66,7 persen, namun pada Agustus 2022 atau setelah kasus pembunuhan Brigadir J muncul ke publik kepercayaan masyarakat kepada Polri menurun menjadi 54,4 persen.

Survei juga mengukur kepercayaan publik pada polisi, dalam penuntasan kasus pembunuhan Yosua. (SAF)

Editor : Aldi Ilhamn


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.