
Padang Panjang (Sumbar), Berita Merdeka Online – Sesosok mayat pria ditemukan mengapung di perairan Danau Singkarak, Jorong Tibalau, Nagari Batu Taba, Kecamatan Batipuh Selatan, Kabupaten Tanah Datar, Selasa pagi, 21 Juli 2026. Korban kemudian dipastikan merupakan Erman, 69 tahun, warga Nagari Andaleh yang dilaporkan hilang sejak Jumat, 17 Juli 2026.
Berdasarkan informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa mayat pertama kali ditemukan sekitar pukul 08.30 WIB oleh Hanizar Sutan Tan Nameh, 63 tahun, seorang petani. Saat hendak menuju sawah, ia melihat tubuh seorang pria mengapung di danau, sekitar 30 meter dari lahan miliknya.
Hanizar segera melaporkan temuan tersebut kepada Wali Nagari Batu Taba. Aparat kepolisian bersama Babinsa Koramil 08/Batipuh Kodim 0307/Tanah Datar dan Bhabinkamtibmas Polsek Batipuh Selatan kemudian mendatangi lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara.
Polisi memasang garis pengaman di sekitar lokasi sambil menunggu Tim Identifikasi (Inafis) Polres Padang Panjang dan petugas medis dari Puskesmas Batipuh Selatan melakukan identifikasi serta mengevakuasi jenazah. Hingga proses evakuasi berlangsung, penyebab kematian korban masih dalam penyelidikan.

Sebelumnya, diketahui telah tersiar kabar bahwa Erman, warga Nagari Andaleh dilaporkan meninggalkan rumah pada Jumat, 17 Juli 2026. Pria yang berprofesi sebagai petani itu diketahui memiliki riwayat penyakit epilepsi. Pihak keluarga bersama warga telah melakukan pencarian sejak Sabtu sore, namun belum membuahkan hasil.
Sementara Wali Nagari Andaleh, Bahuri, saat dihubungi oleh media beritamerdekaonline.com pada Selasa sore (21/7) membenarkan bahwa jenazah yang ditemukan di Danau Singkarak merupakan warganya.
“Warga kami ini dinyatakan hilang sejak Jumat (17/7). Akan tetapi pada Sabtu ia sempat terlihat berada di kampung, tetapi tidak pulang ke rumah keluarganya. Kemudian pencarian dilakukan sejak Sabtu sore hingga hari ini. Setelah ada informasi penemuan mayat di Danau Singkarak, pihak keluarga melakukan konfirmasi kepada pihak terkait. Keluarga, termasuk adik almarhum, telah memastikan bahwa korban adalah Pak Erman,” ujar Bahuri.
Jenazah telah dievakuasi untuk penanganan lebih lanjut. Kepolisian masih menyelidiki penyebab kematian Erman dan menunggu hasil pemeriksaan untuk memastikan ada atau tidaknya unsur lain dalam peristiwa tersebut.
(Charles Nasution)
Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




Tinggalkan Balasan