Bengkulu, Beritamerdekaonline.com – Provinsi Bengkulu merupakan daerah penghasil kopi Robusta terbaik dan terbesar di Indonesia setelah Lampung dan Sumatera Selatan. Kopi Robusta Bengkulu sudah pernah ikut lomba AVPA di Paris Prancis.

kopi Robusta terbaik dan terbesar di Indonesia

“Dan Alhamdulillah kopi Bengkulu mendapat predikat kopi Robusta terbaik dan terenak di dunia. Maka dari itu volume produksi yang sangat besar yang digerakan masyarakat petani tradisional di pedesaan, ini sangat menjanjikan untuk di kembangkan baik dari sektor perkebunan maupun dari segi pengolahan kopi Robusta Bengkulu,” ujar Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah.

Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah.

“Mari berinvestasi di bidang sektor perkopian di Bumi Rafflesia Provinsi Bengkulu. Investasi bidang perkopian sangat menjanjikan untuk dikembangkan baik dari bidang budidaya perkebunan maupun dari segi pengolahan kopi Robusta Bengkulu, sektor ini sangat menjanjikan untuk investasi pengolahan biji kopi menjadi produksi turunan,” jelas Rohidin.

Maka dari itu melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Bengkulu calon investor bisa bergerak pada sektor ini baik industri pengolahan bahan baku kopi untuk export maupun pengolahan bubuk kopi bubuk kemasan yang sangat menjanjikan.

Selain itu ditambahkan Rohidin Mersyah, sampai saat ini pengolahan biji kopi Robusta dan turunannya masih sangat terbatas di Provinsi Bengkulu.

“Begitu juga untuk sebutan sebagian kecil kopi Arabika yang ditanam di Bengkulu di Desa Bandung Jaya, Kepahiang yang berketinggian 1.400 mdpl, beberapa pusat produksi dan perkebunan kopi di Bengkulu juga dijadikan wahana wisata pendidikan yang memperlihatkan proses pengolahan kopi masyarakat pedesaan,” sampainya.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Bengkulu Karmawanto, M.Pd saat ditemui Beritamerdekaonline.com di ruang kerjanya mengatakan, perkebunan kopi Robusta di Bengkulu mencapai 95.313 hektar yang berada di kawasan Bengkulu Utara seluas 12.213 hektar, Kabupaten Mukomuko 147 hektar, Kabupaten Rejang Lebong 21.059 Hektar, Kabupaten Kepahiang 24.017 hektar.

“Selain itu perkebunan kopi juga terdapat di Kabupaten Lebong seluas 7.624 hektar, Kabupaten Bengkulu Selatan seluas 3.082 hektar, Kabupaten Seluma seluas 16.760 hektar, Kabupaten Kaur seluas 7.985 hektar dan kota Bengkulu seluas 21 hektar. Terdapat 66.999 orang petani kopi di sepuluh Kabupaten dan kota di Provinsi Bengkulu dengan 64.632 orang petani menanam kopi jenis Robusta dan terdapat 2.367 orang petani yg menanam kopi jenis Arabika,” jelasnya, Selasa (01/11/2022).

Selain itu lanjut Karmawanto, Untuk hasil produksi kopi Robusta Bengkulu mencapai 55.168,9 ton, kendati demikian terdapat beberapa wilayah yang menanam kopi Liberika di Bengkulu terutama di daerah pesisir selatan seperti Bengkulu Utara hingga perbatasan Provinsi Lampung. “Mudah-mudahan investasi kopi di Bengkulu ini makin berkembang dan kopi Bengkulu makin berkembang,” harapnya. (Adv)


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.