Bengkulu, Beritamerdekaonline.com – Kepala Kantor Bahasa Provinsi Bengkulu (Kantor Bahasa) menerima kunjungan koordinasi Camat Enggano, Susianto M.D. di ruang kerjanya. Kedatangan Camat Enggano ini ke Kantor Bahasa terkait program Revitalisasi Bahasa Daerah (RBD) bahasa Enggano yang akan dilaksanakan pada tahun ini. Dwi Laily yang didampingi oleh Koordinator dan Anggota KKLP Pelindungan dan Pemoderenan Bahasa dan Sastra dan Koordinator Humas dan Kerja Sama Kantor Bahasa menyambut baik kedatangan Camat Enggani karena kesempatan ini dapat digunakan untuk membahas lebih lajut tentang langkah-langkah yang dapat dilakukan dalam menjalani semua tahapan RBD di Pulau Enggano.

“Sebagaimana kita ketahui bahwa bahasa Enggano berada pada kategori C dalam penanganan Revitalisasi, yaitu bahasa yang terancam punah. Oleh karena itu, langkah pelaksanaan dan tahapan RBD-nya juga harus disesuaikan. Di samping itu, komunitas penutur bahasa Enggano hanya berada di Pulau Enggano yang memiliki keterbatasan alat transportasi dari Bengkulu. Maka, perlu adanya waktu untuk duduk bersama antarsemua unsur masyarakat suku Enggano sehingga target yang direncanakan dalam merevitalisasi bahasa daerah ini dapat tercapai dengan baik,” ucap Dwi, Selasa, 31 Januari 2023.

Ada beberapa hal yang disampaikan kepada Camat Susianto terkait tahapan pelaksanaan RBD di Pulau Engano ini, yaitu, 1) dalam waktu dekat akan dilaksanakan penandatangan komitmen bersama antara Kantor Bahasa dengan semua Kepala Dinas Pendididikan dan Kebudayaan yang ada di sepuluh kabupaten/kota; 2) Diskusi Kelompok Terpumpun (DKT) yang akan dilakukan bersama pakar dan pemangku kepentingan terkait modul pembelajaran yang akan diberikan kepada para Guru Master; 3) tahapan pelatihan guru master yang diperkirakan sebanyak 275 orang yang terdiri atas guru, fasilitator literasi, satrawan, akademinsi, dan tokoh adat di seluruh wilayah Provinsi Bengkulu; 4) tahapan pengimbasan dari guru master kepada guru lainnya dan siswa yang akan menjadi target kegiatan revitalisasi; dan 5) evaluasi kegiatan yang diselenggarakan berupa Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) mulai dari tingkat kabupaten/kota hingga provinsi layaknya sebuah perlombaan berjenjang.

Camat Enggano Susianto menyambut baik kegiatan RBD di Pulau Enggano ini dan berjanji akan mendukung penuh semua tahapan yang sudah disiapkan. Sebagai Camat, ia sangat merasakan bahwa anak-anak muda di pulau Enngano sudah sangat jarang menuturkan bahasa Enggano.

“Kami akan merancang sebuah program yang akan mendukung pelaksanaan kegiatan RBD ini, yaitu Program Satu Hari Berbahasa Daerah. Regulasinya nanti akan dibicarakan secara luas bersama Pabuki, Kepala Suku, dan unsur Muspika Kecamatan Enggano lainnya,” tutupnya. (Tim)


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.