Bengkulu, Beritamerdekaonline.com – Kantor Bahasa Provinsi Bengkulu melaksanakan pertemuan lanjutan dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Bengkulu terkait rencana pengembangan program Pemutakhiran Profil Komunitas Literasi Berbasis Multimedia.
Tim Kantor Bahasa yang terdiri atas Kepala Kantor, Koordinator Tata Usaha, Koordinator KKLP Pembinaan dan Bahasa Hukum, Koordinator KKLP Literasi yang diwakili oleh Saudara Zainal Arifin Nugraha, S.S., dan Koordinator Humas dan Kerja Sama diterima oleh Bapak Meri Sasdi, M.Pd., dan dan staf di ruang kerjanya.
Dalam pertemuan ini, Kepala Kantor Bahasa Provinsi Bengkulu, Dwi Lily Sukmawati menyanpaikan bahwa ke depan, Kantor Bahasa dituntut untuk menggandeng pemerintah daerah dalam memberikan dampak kebermanfaatan lembaga Kantor Bahasa sehingga tercipta inovasi dalam penyelenggaran kegiatan.
Di samping itu, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan memegang peran penting dalam peningkatan indek literasi masyarakat Bengkulu melalui program-program yang telah terpola dalam rencana pembangunan daerah, maupun nasional melalui Perpustakaan Nasional.
“Peluang ini yang seyogyanya dapat disinergikan oleh kedua lembaga yang diamanahkan untuk mengelola tingkat kecakapan literasi masyarakat,” jelas Dwi, Selasa, 31 Januari 2023.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Bengkulu Meri Sasdi menyambut baik rencana kerja sama ini. “Hal ini sangat mungkin dapat kita lakukan karena lembaga kita masing-masing mempunyai tugas yang sama dalam peningkatan indeks literasi, serta sama-sama mempunyai produk yang dapat dikolaborasikan seperti bahan bacaan, profil komunitas, dan kajian-kajian terkait tingkat kecakapan literasi siswa,” ungkapnya.
Lebih lanjut, bahwa hal-hal seperti inilah yang dapat dijadikan data awal sehingga bisa saja nanti akan dibuatkan sebuah aplikasi sehingga data-data tersebut dapat tersaji dalam bentuk digital. Tim dari Perpustakaan dan Kearsipan Daerah ikut memberikan dukungan untuk rencana kerja ini karena selama ini sangat sulit mendapatkan data yang valid terkait komunitas literasi terutama yang berada di wilayah pinggiran kabupaten.
Meri Sasdi menayangkan beberapa data yang telah terkumpul pada tahun lalu. Data-data tersebut diarsipkan secara rapi oleh tim yang mengelola kegiatan tersebut dan akan ditambah dan dimutakhirkan pada tahun ini.
“Oleh karena itu, diharapkan kepada penyelenggara komunitas literasi, taman baca, TMB/PKBM yang belum terdata pada tahun lalu agar segera bersiap pada tahun ini dengan menyiapkan dokumen-dokumen yang dibutuhkan, sekurang-kurangnya adalah struktur pengurus yang masih berlaku,” tutupnya.
Selain itu, teman-teman pemegang kegiatan literasi menyatakan sikap optimisnya. “Kami optimis akan lahir Profil Digital Komunitas Literasi yang ada di Provinsi Bengkulu!,” imbuh teman-teman pemegang kegiatan literasi. (Tim)
Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




Tinggalkan Balasan