Ipuh, Berita Merdeka Online — Paska pembangunan rumah sakit Pratama Ipuh yang berlokasi di desa air buluh kecamatan Ipuh kebupaten Mukomuko, menuai protes dan keluhan dari warga terutama pengguna jalan raya. pengambilan tanah timbunan untuk rumah sakit beberapa waktu terakhir telah menimbulkan korban terutama waktu musim penghujan jalan jadi licin akibat banyak nya tanah yang berserakan dijalan.
Pantauan awak media di lapangan Minggu 30/7/23, bahwa aktivitas pengambilan tanah sudah berlangsung lebih dari 3 hari, dan berlokasi di desa pulau baru kecamatan Ipuh,
Ketua LSM PROJAMIN Bengkulu NURUL HUDA MUHTAR, dalam hal ini lansung angkat bicara, permasalahan tersebut harus jadi perhatian serius bagi kontraktor pelaksana dan konsultan proyek dengan puluhan truk melintas di jalan negara membuat material tanah berserakan,yang apabila hujan jalan jadi licin apabila panas jalan jadi berdebu,dengan banyak nya keluhan warga kami akan segera turun kelapangan ujar Muhtar.
Kepala dinas kesehatan Kabupaten Mukomuko BUSTAM BUSTOMO saat di konfirmasi mengatakan,
“ini harus jadi perhatian serius dan kontraktor harus bertanggung jawab akan hal ini. begitu juga dengan subkontraktor yang terlibat dalam pengambilan tanah timbunan.” Jelasnya
Pimpinan proyek RS Pratama Ipuh yang di wakili oleh TORANG saat di konfirmasi menuturkan bahwa semua tanggung jawab telah di serahkan kepada subkontraktor,yang bekerja di bawah pak (WH) yang merupakan anggota DPRD kabupaten Mukomuko. (*)
Editor : Pajri
Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




Tinggalkan Balasan