PADANG PANJANG, Berita Merdeka — Wakil Ketua Komisi IV DPRD Sumatera Barat, Erick Hamdani, SE Dt. Ambasa, menyerahkan bantuan 131.000 ekor bibit ikan beserta pakan kepada 23 kelompok pembudidaya ikan di daerah pemilihan (Dapil) Sumbar VI, Sabtu (3/10/2026).

Penyerahan bantuan dipusatkan di Kelompok Pembudidaya Ikan (KPI) Lele Ikhlas, Kelurahan Silaing Bawah, Kota Padang Panjang. Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Dinas Kelautan dan Perikanan Sumatera Barat Resi Suriati, S.Pi., M.Si., serta Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kota Padang Panjang Varia Marvis.

Erick mengatakan, bantuan tersebut merupakan bagian dari program pokok-pokok pikiran (pokir) anggota DPRD Sumatera Barat yang disalurkan melalui Dinas Kelautan dan Perikanan.

Menurut dia, bantuan ditujukan bagi kelompok pembudidaya ikan di Padang Panjang, Batipuh, X Koto, Tanah Datar, hingga Dharmasraya.

“Bantuan untuk wilayah Padang Panjang, Batipuh, dan X Koto sengaja kita pusatkan di Padang Panjang karena secara historis Padang Panjang, Batipuh, X Koto ini tidak dapat dipisahkan,” kata Erick.

Ia berharap bantuan bibit dan pakan tersebut dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan produktivitas serta perekonomian anggota kelompok pembudidaya ikan.

Erick juga menilai kebutuhan ikan berpotensi meningkat seiring adanya program Makan Bergizi Gratis (MBG). Berdasarkan informasi yang diterimanya dari pembudidaya ikan, sebagian kelompok bahkan mulai menghadapi keterbatasan dalam memenuhi kebutuhan pasar.

“Apalagi saat ini ada program MBG yang membutuhkan pasokan ikan setiap minggu. Tadi saya mendapat informasi dari pembudidaya di sini bahwa kelompok mereka kewalahan memenuhi kebutuhan pasar,” ujarnya.

Erick mengingatkan kelompok penerima agar mengelola bantuan secara optimal dan tidak hanya bergantung pada bantuan pemerintah.

“Sesuai aturan, setiap kelompok hanya boleh mendapatkan bantuan satu kali dalam dua tahun. Manfaatkan bantuan ini sebaik-baiknya agar memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.

Ia juga meminta masyarakat di wilayah Padang Panjang, Batipuh, dan X Koto yang membutuhkan bantuan bibit ikan untuk berkoordinasi dengan penyuluh perikanan di wilayah masing-masing.
Disalurkan ke 23 Kelompok

Erick Hamdani Serahkan 131.000 Bibit Ikan kepada 23 Kelompok Pembudidaya di Sumbar VI

Sekretaris Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumatera Barat Resi Suriati mengatakan, bantuan tersebut merupakan tindak lanjut pokir Erick Hamdani yang disalurkan melalui dinas kepada 23 kelompok pembudidaya dan nelayan.

Sebelum menerima bantuan, kelompok penerima telah mendapatkan pembekalan dan pelatihan. Hal itu dilakukan agar bantuan bibit dan pakan dapat dikelola secara optimal.

“Sebelumnya kita juga telah membekali kelompok-kelompok ini dengan pelatihan. Sehingga bantuan bibit dan pakan yang diserahkan hari ini dapat dikelola dengan baik,” kata Resi.

Selain Padang Panjang, bantuan juga akan disalurkan kepada kelompok penerima di Sungai Tarab, Kabupaten Tanah Datar, serta sejumlah wilayah di Kabupaten Dharmasraya.

Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kota Padang Panjang Varia Marvis menyampaikan apresiasi atas bantuan tersebut.

“Atas nama Pemerintah Kota Padang Panjang, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Erick Hamdani bersama Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi yang telah memberikan bantuan untuk masyarakat Padang Panjang. Mudah-mudahan bantuan ini dapat berkelanjutan,” kata Varia.

Minta Bibit Ikan Gariang

Selain bantuan bibit ikan lele dan pakan, masyarakat juga mengusulkan penebaran kembali bibit ikan gariang di sepanjang aliran Batang Anai.

Irwandi, salah seorang penerima bantuan dari Jorong Aia Mancua, Nagari Singgalang, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar, mengatakan masyarakat sebelumnya memiliki program ikan larangan di kawasan tersebut.

Namun, program itu terdampak bencana galodo yang menyebabkan ikan gariang terbawa arus.

“Dulu kami memelihara ikan larangan di sana. Karena adanya galodo, ikan gariang terbawa arus. Kami berharap ada bantuan bibit untuk melanjutkan program ikan larangan tersebut,” kata Irwandi.

Menanggapi usulan tersebut, Erick Hamdani bersama Dinas Kelautan dan Perikanan Sumatera Barat menyepakati agar permintaan bantuan bibit ikan gariang diajukan melalui proposal.

Resi Suriati mengatakan, pihaknya sebelumnya juga pernah melakukan penebaran bibit ikan gariang di kawasan tersebut.

“Dulu beberapa tahun lalu kami juga sudah pernah menebar benih ikan gariang. Namun karena bencana, kemungkinan ikan-ikan tersebut ikut terbawa arus. Mudah-mudahan dapat kita realisasikan kembali secepatnya sesuai dengan ketersediaan anggaran,” ujarnya.

(Charles Nasution)


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.