Jakarta BM Online – Anggota Komisi IV DPR RI asal Aceh, Ir.H.T.A.Khalid, MM, mengatakan hanya satu solusi untuk menghentikan impor garam yakni rasa nasionalisme.

Dikatakan TA Khalid yang juga Ketua Partai Gerindra Aceh ini disela-sela Rapat Dengar Pendapat
(RDP) denganDirut PT SHS, PT Pertani, PT Berdikari, PT Rajawali Nusantara Indonesia, Perum Perikanan Indonesia, PT Perikanan Nusantara, PT Garam, di ruang Rapat Komisi IV DPR RI, Selasa (21/1/2020)

“Saya terkejut ada kebijakan pemerintah yang ingin mengimpor garam lagi,”kata Khalid, seperti yang disampaikan pihak PT Garam dalam RDP itu.

“Sebenarnya ini semangat kita bersama dimana semangat nasionalis kita jagan impor lagi,” kata dia

Menurut Khalid, banyak garam masyarakat yang diproduk dengan harga sangat murah, malah ada tadi kawan kawan dari Jawa Barat menyampaikan saat musim hujan pun harga garam tidak naik berarti masih banyak stok garam dari luar

“Jadi solusinya hanya satu yakni bagaimana bangkitnya rasa nasionalisme sebagai anak bangsa bahwa impor garam ditiadakan kecuali untuk hal hal tertentu,” ujar TA Khalid

Kedua, bagaimana kita mengoptimalisasikan perusahaan garam terkait industrilisasi yang profisional, sehingga kita bisa menghasilkan garam yang berkualitas dengan jumlah yang banyak.(zal)


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.