Jakarta, BMonline – Salah satu anggota Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) disalah satu media terkait sperma yang dapat menghamili wanita yang berada di kolam renang walau tanpa berhubungan seks benar-benar telah menjadi kontroversi panas di jagat Twitter, instagram dan sosial media lainnya.
Bagaimana tidak, pernyataan anggota KPAI bernama Sitti Hikmawatty membuat kesal pengguna media sosial karena dibicarakan tanpa dilengkapi data dan kajian pihak yang berwenang.
Adapun pernyataan Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indoensia (KPAI) bidang Kesehatan, Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif (NAPZA), Sitti Hikmawatty. Dia mengingatkan pada kaum perempuan untuk berhati-hati saat berada di kolam renang.
Salah satu pihak yang berang atas pernyataan kontroversi sperma ala KPAI itu ialah akun BlogDokter.
“Sekali lagi saya ingatkan, kalau memang tidak paham masalah kesehatan lebih baik diam. Daripada komentar kalian menimbulkan keresahan dan kepanikan. KPAI Ingatkan Wanita Berenang di Kolam Bareng Laki-laki Bisa Hamil, Begini Penjelasannya,” tulis BlogDokter, yangvdikutip dari Viva.co.iid dihalaman tweeter resminya sabtu (22/2/2020).
Banyak orang menilai lewat sosial media jika KPAI tidak berkompeten.
Dalam hal ini, melansir dari salah satu media kesehatan, sperma yang dikeluarkan saat pria berenang tidak bisa berjalan mencari vagina, menembus pakaian renang, masuk ke leher rahim, dan membuahi sel telur sampai terjadi kehamilan.(ams)
Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



Tinggalkan Balasan