Samosir, BMonline – Hiruk-pikuk berkembangnya pembuangan sampah dikawasan hutan lindung register 64. Menjadi atensi bagi berbagai kalangan, terutama Kabupaten Samosir merupakan Kabupaten tujuan wisata, baik domestik maupun wisatawan manca negara. Banyak berkunjung ke Kabupaten Samosir, khususnya pulau Samosir yang dikelilingi danau Toba yang indah.
Bakal Calon Bupati Samosir, Vandiko Timoteus Gultom Saat dikonfirmasi Beritamerdekaonline.com melalui Whatshap kamis, (05/03) mengatakan,
“Kita itu harus bisa bersahabat dengan sampah,jangan kita hanya memandang TPA itu yg penting hanya jauh dari permukiman,tapi faktor kebaikan alam di kesampingkan,apa lagi kalau sampai benar mencemari hutan lindung. Jadi, jangan lagi merusak alam dengan membuang sampah kekawasan hutan lindung. Alam harus kita lestarikan”, Ucapnya
Ditambahkannya, semua dapat kita lakukan jika ada niat baik. Sampah dapat dimanfaatkan untuk hal-hal positif dalam membangun Kabupaten Samosir yang kita cintai bersama, kelakar Vandiko.
Terkait metode pengolahan sampah,Vandiko menjelaskan, kita minta pembangunan insfatrukturnya dari kementrian PUPR, kita buat designya dan amdalnya. Sehingga sampah tidak mencemari lingkungan, kata Vandko menjawab pertanyaan wartawan.
“Yang mana ini semua ada dibidang cipta karya kementrian PUPR, maka kita akan jalin kerja sama dengan kementerian PUPR, serta kita datangkan ahli persampahan” bebernya.
Ditanya tentang metode pengolahan sampah di Samosir, Vandiko mengatakan “kita gunakan metode sanitary landfill (yaitu metode pemusnahan sampah dalam lubang cekung), ditimbun secara berlapis, yang mana nantinya bisa menjadi kompos penyubur tanah untuk digunakan para petani dan metode ini tidak merusak alam” jelasnya.
Yang mana dalam sekala besar pengolahan sampah atau TPA ini bisa di desain untuk dapat di gunakan sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTsa). Sampah organik dipisahkan dari sampah plastik dan lainnya yang sukar terurai. Maka persoalan sampah teratasi dengan baik, tanpa saling menyalahkan, dan tuding menuding siapa yang salah kalau terjadi persoalan sampah, kata Vandiko mengakhiri.(nio)
Editor: Redaksi
Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




Tinggalkan Balasan