HUMBANG HASUNDUTAN, BERITAMERDEKAONLINE.COM – Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto mengerahkan sejumlah alat berat menangani pascabanjir bandang di Humbang Hasundutan, Sumatra Utara. Sebab, banjir bandang menyisakan berton-ton bebatuan besar disertai lumpur dan puing lainnya, sejak Jumat (1/12/2023).

“Kalau kami lihat kondisi sekarang di lapangan, memang tidak mudah penanganan darurat. Karena tenaga manusia seolah-olah tidak ada artinya, sehingga kami kerahkan 14 alat berat untuk membuka jalan dan evakuasi,” kata Letjen Suharyanto dalam keterangan tertulis BNPB, Senin (4/1/2023) malam.

Saat ini, dia telah berada di lokasi banjir bandang, Humbang Hasundutan. “Saat tiba di lokasi, saya mendapat laporan masih ada 10 warga dilaporkan hilang,” kata dia.

Namun, kata dia, sebelumnya dua warga sudah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. “Dengan berbagai upaya, kami optimis operasi pencarian dan pertolongan dapat dilakukan secara maksimal,” ujar dia.

Mantan Pangdam V Brawijaya ini, juga mengistruksikan Tim Gabungan Penyelamatan tidak henti memberikan pelayanan terbaik kepada para korban. “Memang masih ada 10 warga masih harus dicari,” kata dia.

“Kami harus terus berupaya melakukan pencarian dan pertolongan sampai ketemu.” (INT)


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.