SEMARANG, Berita Merdeka Online – Puluhan pemuda yang tergabung dalam Angkatan Muda Muhammadiyah Jawa Tengah melakukan aksi keprihatinan atas kondisi bangsa yang semakin merosot nilai-nilai etika dan moral bangsa dalam berdemokrasi sekarang ini.
Acara yang berlangsung Rabu (7/2) malam di halaman gedung kantor Pemimpin Wilayah (PW) Muhammadiyah di jalan Singosari raya Semarang, diikuti oleh organisasi otonom dibawah Muhammadiyah.
Koordinator aksi keprihatinan, Lukman Ashari dari Pemuda Muhammadiyah Jawa Tengah mengatakan, aksi ini dilakukan sebagai bentuk keprihatinan atas merosotnya nilai-nilai etika dan moral pemimpin bangsa.
Menurut Lukman, aksi ini merupakan inisiasi dari AMM Jateng untuk mengkritisi bagaimana demokrasi yang berjalan hari ini yang tidak baik,
“Adanya intimidasi terhadap rektor perguruan tinggi oleh apara untuk mendukung pasangan calon presiden tertentu, ini tentu sangat mengerikan bagi kehidupan berdemokrasi,” kata Lukman kepada wartawan, Rabu (7/2) malam.
Dia menjelaskan, berbagai masalah yang muncul selama kepemimpinan Jokowi saat ini diduga banyak kejanggalan dalam pelaksanaan persiapan pilpres, terindikasi banyak melibatkan aparatur, bantuan sosial yang tidak tepat sasaran.
Oleh karena itu, ungkap Lukman, massa yang berasal dari Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Jateng, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Aisyiah, Pemuda Muhammadiyah, Ikatan Pelajar Muhammadiyah, dan Hisbul waton sepakat untuk mengkritisi apa yang terjadi di pemerintahan saat ini.
Untuk riil kerja politik, Lukman mengatakan AMM akan konsolidasi lebih lanjut untuk pengawasan pemilu dan pilpres besok.
“Kita punya jejaring sampai desa sehingga kita akan manfaatkan itu untuk mengawasi Pemilu dan mengawal C1 Plano untuk meminimalisir adanya kecurangan dan pelanggaran,” kata Lukman.
Lukman berharap Pemilu 2024 besok berjalan dengan baik, demokratis, tidak ada lagi cerita para ASN dimobilisasi untuk kemenangan pasangan capres tertentu karena Etika menjadi urgent, sangat penting bagi pemilu besok.
Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




Tinggalkan Balasan