Brebes, Berita Merdeka Online – Dalam rangka mengisi dan menyemarakkan dimalam Bulan Ramadhan, Karang Taruna dan Pemerintah Desa(Pemdes) Laren Kecamatan Bumiayu Kabupaten Brebes,gelar Festival Patrol Gugah Sahur, start SD Laren 04 serta finish Sapihire Regency, Sabtu (30/3/2024) malam.
Festival Patrol Gugah Sahur diikuti 12 group, yang merupakan perwakilan dari setiap pedukuhan yang ada di Desa Laren. Acara cukup meriah, masing-masing group menampilkan atraksi berupa kolaborasi antara penabuh alat musik, yang diiringi lantunan lagu penggugah sahur.
Patrol merupakan seni memainkan alat musik dari bambu, serta alat lainnya yang sangat sederhana,biasanya dimainkan untuk membangunkan warga guna makan sahur setiap Ramadhan, tradisi ini menjadi sebuah pertunjukan yang senantiasa ditunggu oleh warga menjelang sahur dan seiring waktu berjalan,alat musik yang dimainkan menjadi sangat beragam.
Ketua Karang Taruna Desa Laren, Elisabeth mengatakan,semarak Ramadhan diselenggarakan dan diinisiasi oleh pemuda-pemudi yang tergabung dalam Karang Taruna.
“Dengan dukungan penuh dari Pemdes Laren, rangkaian kegiatan semarak bulan Ramadhan berjalan dengan lancar dan sukses,”tutur Elisabeth.
Menurutnya,ada 4 kegiatan yang diselenggarakan,ada lomba Pildacil, lomba Muslim Fashion Show dengan tema”Generasi Muslim”, dengan katagori usia dibawah 10 tahun kebawah,ada santunan anak yatim sekaligus buka puasa bersama dan puncaknya Festival Patrol Gugah Sahur.
“Di bulan Ramadhan ini,ada beberapa kegiatan yang kita laksanakan, dan harapan kedepannya kegiatan ini menjadi agenda tahunan Desa Laren,serta mengembalikan marwah desa seperti jaman dahulu, setiap bulan puasa kental sekali dengan unsur-unsur Ramadhan”jelas Elisabeth.
Sementara itu, Kepala Desa Laren Arief Setiawan, sangat mengapresiasi terlaksananya kegiatan-kegiatan semarak Ramadhan dan puncaknya di gelar Festival Patrol Gugah Sahur.
“Pemdes Laren dari awal sangat mendukung program kegiatan, yang dilaksanakan oleh pemuda-pemudi Karang Taruna Desa Laren,” ungkap Arief Setiawan.
Lebih lanjut Arief Setiawan menyampaikan, melihat antusiasnya masyarakat menonton festival Patrol Gugah Sahur pada malam ini, acara ini selain menjadi media hiburan, tetapi sebagai media untuk melestarikan kebudayaan serta memperkuat identitas lokal ditengah arus globalisasi. (Wawan Bambang AK)
Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




Tinggalkan Balasan