Beritamerdekaonline.com, Nagan Raya – Penjabat (Pj) Bupati Nagan Raya, Fitriany Farhas, baru-baru ini mengeluarkan himbauan tegas kepada seluruh sekolah di wilayah Nagan Raya untuk meningkatkan upaya pencegahan terhadap praktik judi online di kalangan siswa-siswi. Hal ini merupakan respons atas keprihatinan yang semakin meningkat terkait maraknya judi online yang berpotensi mempengaruhi anak-anak peserta didik.

Melalui Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nagan Raya, Zulkifli, S.Pd, Pj Bupati menyatakan bahwa meskipun belum ada laporan resmi mengenai keterlibatan siswa dalam judi online, pencegahan dini sangatlah penting. “Sesuai instruksi dari Ibu Pj Bupati Nagan Raya, kami telah menghimbau semua sekolah di berbagai jenjang pendidikan di Kabupaten Nagan Raya untuk memantau aktivitas siswa di sekolah agar tidak terjerumus dalam praktik judi online,” ujar Zulkifli pada Minggu (30/6/2024).

Baca Juga: Pj Bupati Nagan Raya Fitriany Farhas Serahkan Sertifikat Akreditasi kepada Tujuh Puskesmas dari Kemenkes RI

Pj Bupati Fitriany Farhas menekankan pentingnya sosialisasi dan pembinaan kepada guru, tenaga pendidik, dan kependidikan di semua jenjang sekolah di Kabupaten Nagan Raya. Hal ini bertujuan untuk mencegah bahaya judi online di kalangan peserta didik. ”Guru haruskembali menanamkan pemahaman bahwa judi adalah hal yang sangat dilarang oleh agama dannegara,” tambah Zulkifli.

Fitriany Farhas juga menekankan perlunya kerjasama yang solid antara berbagai pihak, termasuk Dinas Pendidikan, sekolah, kepala sekolah, guru, orangtua siswa, komite sekolah, dan seluruh elemen masyarakat. Kerjasama ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan kondusif bagi perkembangan siswa. “Insya Allah, dengan kerjasama yang baik, kita bisa mencegah hal-hal yang tidak kita harapkan,” imbuh Zulkifli.

Baca Juga: Himbauan Kepala Dinas Pendidikan Nagan Raya untuk Cegah Judi Online di Kalangan Pelajar

Untuk memastikan implementasi himbauan ini, langkah konkret dilakukan di berbagai sekolah. Guru-guru diminta untuk lebih aktif memantau kegiatan siswa, baik di dalam maupun di luar kelas. Kepala sekolah juga diharapkan dapat membuat program-program khusus yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran siswa mengenai bahaya judi online.

Tidak hanya guru dan tenaga pendidik, orangtua siswa dan komite sekolah juga diharapkan dapat berperan aktif dalam upaya pencegahan ini. Orangtua diharapkan untuk terus memantau aktivitas anak-anak mereka di rumah, terutama ketika menggunakan perangkat elektronik. Komite sekolah, sebagai perwakilan orangtua, diharapkan dapat berkolaborasi dengan pihak sekolah untuk menciptakan program-program edukatif yang menarik dan bermanfaat bagi siswa.

Baca Juga: DPP Partai Demokrat Berikan Mandat Kepada Jonniadi, SE, M.Si Bacalon Bupati Nagan Raya

”Dengan adanya upaya bersama ini. Diharapkan dapat tercipta lingkungan pendidikan yang aman dan kondusif bagi perkembangansiswa. Kerjasama ini tidak hanya dari dinas pendidikan saja, tapi semua pihak harus berperan aktif untuk mencegah bahaya judi online di kalangan pelajar,” pungkas Zulkifli mengutip instruksi dari Pj Bupati Fitriany Farhas.

Pendekatan yang digunakan oleh Pj Bupati Nagan Raya adalah pendekatan holistik dalam pendidikan. Ini berarti bahwa upaya pencegahan tidak hanya dilakukan di lingkungan sekolah, tetapi juga melibatkan keluarga dan masyarakat secara luas. Dengan demikian, siswa akan mendapatkan pemahaman yang komprehensif mengenai bahaya judi online dan bagaimana cara menghindarinya.

Sebagai bagian dari upaya pencegahan, edukasi digital juga menjadi fokus utama. ”Siswadiberikan pemahaman mengenai penggunaan internet yang sehat dan bijak,” Guru dan tenaga pendidik diajak untuk memberikan materi edukasi digital yangdapat membantu siswa memahami risiko dan bahaya judi online.. Edukasi ini diharapkan dapat meningkatkan literasi digital siswa, sehingga mereka dapat lebih bijak dalam menggunakan teknologi. (Almanudar)