SEMARANG, Berita Merdeka Online – Ponpes Santri Ndalan (Sandal) Nusantara akan menggelar pengajian akbar bertajuk “Santri Ndalan Bersholawat” pada Minggu, 4 Agustus 2024, malam. Acara ini akan berlangsung di sepanjang Jalan Pleburan Barat Raya, tepatnya di depan Kantor Kelurahan Pleburan, Semarang Selatan Kota Semarang. Pengajian ini diselenggarakan bersama Takmir Masjid Baitun Naim dan terbuka untuk umum.
Dalam acara pengajian akbar ini, sejumlah tokoh ulama akan hadir, di antaranya KH. Acmad Chalwani Nawawi, Wakil Rois Suriyah PWNU Jawa Tengah, dan Drs. KH. An Nasom, M.Hum., Ketua PC NU Kota Semarang. Selain itu, Beno Siang Pamungkas akan membacakan Puisi Kemerdekaan, dan Majelis Sholawat Shoutul Mahbub akan turut memeriahkan acara dengan lantunan sholawat.
Gus Muhammad Nurul Huda, pengasuh Ponpes Santri Ndalan, menyatakan bahwa pengajian ini digelar sebagai bentuk rasa syukur atas datangnya tahun baru Hijriyyah 1446 sekaligus untuk memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-79. “Harapannya, masyarakat, khususnya umat Islam, dapat meningkatkan keimanan dan ketaqwaan. Secara umum, sebagai warga Indonesia, kita harus semakin menjaga dan merawat bangsa ini,” ujar Gus Huda, sapaan akrabnya, pada Jumat (2/7/2024).
Sementara itu, Wakil Ketua Panitia, Rachmanto, menjelaskan bahwa melalui kegiatan pengajian akbar ini, Ponpes Sandal berusaha untuk mensinergikan pesantren dengan berbagai elemen masyarakat di Kota Semarang. “Kegiatan ini merupakan upaya untuk menyatukan sejumlah elemen masyarakat dan stakeholder, khususnya di wilayah Kota Semarang, dalam semangat kebangsaan,” ungkapnya.
Rachmanto juga menambahkan bahwa pengajian akbar ini dapat diikuti oleh siapa saja secara gratis. “Masyarakat dari mana pun bisa datang dan mengikuti acara ini. Karena diperkirakan akan ada ribuan orang yang hadir, kami mengimbau agar semua peserta menjaga ketertiban dan memarkir kendaraan dengan rapi sesuai arahan panitia,” tambahnya.
Pesantren Santri Ndalan Nusantara dikenal sebagai tempat pendidikan bagi anak-anak, remaja, dan orang dewasa dari berbagai latar belakang, termasuk anak jalanan, preman, debt collector, dan mantan narapidana. Pesantren ini berkomitmen untuk memberikan kesempatan belajar bagi mereka yang ingin memperbaiki diri dan mendekatkan diri kepada agama.
Dengan acara pengajian akbar ini, Ponpes Sandal Nusantara berharap dapat memberikan manfaat spiritual bagi masyarakat sekaligus mempererat hubungan antarwarga dalam semangat kebangsaan dan keagamaan.(day)
Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



Tinggalkan Balasan