Pidie, BMonline – Harga daging ayam potong di Pidie terus merangkak naik sejak usai hari raya Idul Fitri 2020 ini. Harga daging ayam ini di Pidie lazimnya Rp 17 ribu per kg. Namun, anehnya usai idul Fitri , naik menjadi Rp 27 ribu per kg.

Salah seorang pedagang ayam di pasar kawasan pasar kota Sigli kabupaten pidie, RH mengatakan “harga jual ayam naik dari Rp 12.000 /kg, menjadi Rp 27.000 /kg. Kenaikan ini terjadi Akibat kelangkaan ayam dan pemasaran yang tidak stabil di tengah permintaan ayam di kalangan masyarakat pun semakin meningkat,”, Jum’at (29/4/2020).

Pengepul ayam di kawasan Pasar kota Sigli, ND menjelaskan, kenaikan harga daging ayam yang tak terkendali terjadi 2 tahun ini belakangan ini.

“Beberapa tahun belakangan juga pernah terjadi lonjakan harga seperti ini. Semenjak Idul Fitri kemarin terus mengalami kenaikan hingga Rp 27 ribu /kg,” kata ND.

Meski demikian, tingkat penjualan daging ayam ini mengalami peningakatan.

ND mengungkapkan, akibat imbas pandemi COVID-19 ini juga, minat pembeli ayam pun sangat menurun drastis dan pedagang mulai lesu juga pembelinya” ucap DN.

“Tapi tahun ini sangatlah berkurang, sehari-hari laku 20 ekor bila dibandingkan sebelum COVID-19 ayam bisa laku 80 sampai 100 ekor perharinya,” Lanjutnya.

Ia berharap harga ayam cepat stabil seperti, dulu lagi dan minat pembeli pun ramai lagi.

“Semoga wabah ini cepat berlalu jangan berlarut terus, jika tidak maka ekonomi bagi pedagang ayam terus menurun,” Pungkasnya. (73F)


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.