SEMARANG, Berita Merdeka Online – Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta atau disebut Badko HMI Jateng-DIY melaksanakan Rapat Kerja (Raker) dan Upgrading pengurus baru Badko HMI Jateng-DIY, di Kota Semarang, pada Sabtu-Minggu, 14-15 Desember 2024.

Kegiatan raker dan upgrading pengurus baru Badko HMI Jateng-DIY ini, mengangkat tema “Optimalisasi Gerakan Badko HMI Jateng-DIY dalam Menghadapi Tantangan Zaman” dan diikuti oleh 97 orang pengurus dari 35 kabupaten/kota se Jawa Tengah dan DIY.

Ketua Badko HMI Jateng-DIY, Wiradrana Wasistha, melalui Ketua Bidang Pembinaan Aparatur Organisasi, Miftah Nur Khayanto, menyampaikan bahwa tujuan kegiatan tersebut untuk meningkatkan kemampuan dan merancang strategi untuk satu periode kedepan.

“Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan kemampuan teman-teman untuk kedepannya bisa menjadi bekal dalam satu periode ke depan dan merancang strategi. Merancang rencana-rencana selama satu periode, kedepan mau membawa narasi apa, gerakan seperti apa ataupun kegiatan seperti apa pada 1 tahun kedepan,” tutur Miftah yang merupakan Ketua Pelaksana Kegiatan Upgrading dan Raker kepada beritamerdekaonline, Minggu (15/12/2024).

Lulusan sarjana Fakultas Hukum di Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Surakarta ini mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan rakor yang pertama oleh kepengurusan baru periode 2024-2026 yang dilantik pada bulan November lalu.

“Periode kepengurusan Badko HMI Jateng-DIY ini selama 2 tahun diganti dan kegiatan ini merupakan rapat kerja pengurus baru yang pertama yang baru dilantik bulan lalu di Kota Lama Semarang,” terang Miftah yang saat ini sedang menempuh pasca sarjana Program Studi Magister Hukum di Universitas Semarang (USM).

Lebih lanjut, melalui kegiatan ini Miftah menyampaikan harapannya agar HMI bisa berdampak kepada masyarakat.

“Di setiap program kerja yang kita rancang adalah memiliki kebermanfaatan kepada umat, bangsa dan negara. Kami berharap HMI ini kedepan bisa mencetak pemimpin-pemimpin baru yang berintegritas dan berintelektual di masa depan,” imbuhnya.

“Kami punya mimpi-mimpi masing-masing dan kami punya harapan disetiap mimpi-mimpi pengurus tersebut bisa terwujud kedepannya,” pungkas Miftah.(day)